Jakarta, NU Online - Peresmian Gedung II Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senin (27/2) kemarin, sekaligus menjadi hari bahagia untuk Ibu Nyai Hj. Nurhayati Said Aqil, istri Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj. Wanita yang sudah mendampingi Kiai Said selama tiga puluh lima tahun tersebut genap berusia 52 tahun.
Untuk merayakan ulang tahun Ibu Nyai Nurhayati, sebuah pesta kecil digelar sesaat setelah proses peresmian gedung baru PBNU. Seluruh anggota keluarga, termasuk anak, menantu dan cucunya ikut berbahagia. Jajaran pengurus PBNU juga menyampaikan ucapan selamat, yang ditandai dengan pemberian sebuah karangan bunga.
<>
"Selamat Ulang Tahun ke 52 Ibu Hj. Nurhayati Said Aqil, MA. Semoga Panjang Umur dan Sukses Selalu," demikian tulisan dalam karangan bunga.
Ibu Nyai Nurhayati yang tercatat sebagai Ketua Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama, juga mendapatkan ucapan selamat dari rekan sejawatnya.
Pesta kecil untuk merayakan ulang tahun tersebut juga ikut dirayakan oleh tamu undangan peresmian gedung baru PBNU, di antaranya Mantan Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla, Wakil Rois Aam PBNU KH. Mustofa Bisri, Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid, Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Helmi Faisal dan sejumlah tamu undangan lainnya, termasuk pengusaha Oesman Sapta Odang.
Kiai Said secara khusus juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada istrinya. Kiai Said juga menyampaikan terimakasih kepada sang istri, karena telah setia mendapingi dalam suka dan duka.
"Tidak hanya mendidik anak-anak, Ibu juga memiliki peran yang sangat besar dalam mendampingi saya memimpin NU. Selamat ulang tahun, semoga panjang umur dan terimakasih," ujar Kiai Said.
Penulis: Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua