Baghdad, NU Online
Kelompok perlawanan di Irak melakukan serangan-serangan yang menewaskan paling sedikit 19 orang, Sabtu, di hari ulang tahun Saddam Hussein.
Empat orang tewas dan tiga lainnya luka dalam serangan orang bersenjata terhadap satu angkutan umum minibus di distrik Zafaraniyah, Baghdad, yang merupakan kawasan campuran Sunni dan Syiah.
Dalam serangan terpisah di lingkungan tersebut, sekelompok pemulung terkena ledakan bom pinggir jalan sehingga satu dari mereka tewas dan delapan lainnya luka.
Di dekat Saydiyah, wilayah campuran lainnya, orang tak dikenal menembak mati lima warga sipil dan melukai warga lainnya.
Di distrik Al-Risala, yang dihuni kaum Syiah di Baghdad Selatan, beberapa peluru mortir meledak di kawasan pemukiman yang menyebabkan tiga tewas dan 10 cedera, termasuk perempuan dan anak-anak.
Di selatan kawasan Syiah di Khadimiyah, satu warga sipil tewas dan tiga lainnya cedera ketika bom rakitan meledak di pasar tradisional.
Satu pelaku bom bunuh diri menggunakan truk, pada Jumat menyerang rumah kepala kepolisian Irak di provinsi Sunni yang bergolak, Al-Anbar dan menewaskan sembilan anak buah serta enam warga sipil, namun bom itu luput mengenai sasaran utama.
"Kepala polisi kota Hit, Jenderal Hamid, tidak terbunuh," kata Letnan Shawn Mercer dari korps marinir Amerika Serikat. Hit adalah kota di Irak barat di mana koalisi Sunni dan pasukan Irak bersama pasukan AS memerangi Al-Qaeda.
Sekitar 200 penduduk setempat, kebanyakan anak-anak antara usia 7 hingga 12 tahun, berkumpul di makam diktator itu di Awja, kampung asalnya di dekat kota Tikrit, arah utara dari Baghdad.
Pada Sabtu menjelang dinihari, satu ledakan mortir menewaskan bocah perempuan berusia lima tahun di Janaja, kota kelahiran perdana menteri Nuri al-Maliki.
Di kota Mosul, orang tak bersenjata menyergap dan membunuh Abdullah Mohammed, mantan perwira berpangkat mayor di tentara Irak era Saddam. Polisi Mosul juga telah menemukan tiga mayat lainnya.
Masih pada Sabtu, dua warga sipil ditembak mati di luar Kirkuk sedangkan satu polisi ditembak di Sammara, kota kaum Sunni. (ant/sam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
6
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
Terkini
Lihat Semua