Seminar ‘Tajdid Pemikiran Islam’ Indonesia-Malaysia Diadakan di Kuala Lumpur
NU Online · Jumat, 20 Februari 2009 | 01:28 WIB
Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (Yadim) dan Yayasan Dakwah Malaysia Indonesia (Yadmi) menggelar seminar Internasional Tajdid Pemikiran Islam yang mengangkat tema ‘Pengekalan Alam Melayu Sebagai Rantau Ahlussunnah Wal- Jama’ah di Seri Pasific Kuala Lumpur’.
Acara berlangsung sejak Kamis (19/2) kemarin hingga Sabtu (21/2) besok, diikuti oleh peserta Malaysia dan Indonesia, terdiri dari berbagai kalangan, seperti ulama, cendekiawan, aktivis LSM, dan jurnalis.<>
Ketua Yadim Datuk Haji Mohammad Nakhaie bin Haji Ahmad, Kamis (19/2) malam saat membuka seminar Internasional Tajdid Pemikiran Islam mengatakan, seminar Internasional Tajdid Pemikiran Islam memiliki peran penting dalam mengembangkan dan mempelopori perwujudan suasana yang lebih kondusif, sikap saling pengertian, dan sebagai upaya untuk mewujudkan kehidupan dunia yang damai.
“Permusuhan antara Syiah dan Sunni memunculkan dilema bagi umat Islam ketika Sunni membunuh syiah, lalu terjadi pembunuhan terhadap para pemimpin dan tokoh agama. Ini suatu kerugian besar bagi umat,” ujar Datuk Seri.
Sementara itu Dr Tarmizi Taher, Ketua Dewan Pembina Yadmi dalam sambutan pembukaan seminar mengatakan, metode dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah harus dapat memberikan pemecahan terhadap masalah yang dihadapi pribadi, keluarga, dan umat, serta bangsa. Semua harus dilakukan secara komprehensif, serta dilandasi oleh khazanah ilmu pengetahuan dan teknologi.
Acara yang melibatkan para ulama, cendekiawan, pimpinan organisasi Islam Malaysia dan Indonesia ini sebetulnya telah diselenggarakan sejak tiga tahun lalu atas kerjasama Centre for Moderate Muslim (CMM) Indonesia dan Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia (Yadim).
“Seminar ini diharapkan muncul sebuah gagasan dan ide yang bisa diaktualisasikan untuk memajukan umat Islam, khususnya di Alam Melayu melalui pendidikan dan dakwah Islam. Inilah landasan pemikiran yang melahirkan Yadmi,” kata Tarmizi. (sam/nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua