Shinta Nuriyah: Susah Mencari Pemimpin Peduli Rakyat
NU Online · Senin, 7 Maret 2011 | 11:07 WIB
Kondisi negara yang belum lepas dari keterpurukan tidak dapat lepas dari andil pemimpin yang memegang kebijakan dan menjalankan roda pemerintahan. Semakin banyak pemimpin yang lebih mementingkan dirinya sendiri, juga mengakibatkan rakyat semakin terpuruk dalam kesengsaraan.
"Saat ini, semakin sulit bagi rakyat Indonesia untuk mencari pemimpin yang mau peduli dengan kesulitan-kesulitan rakyatnya. Saat ini rakyat juga semakin sulit untuk mencari pemimpin yang mau mengayomi mereka," tutur Ibu Nyai Hj. Shinta Nuriyah, isteri mendiang Presiden Republik Indonesia ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ketika menyampaikan sambutan dalam acara Majlis Sholawat Gus Dur di Masjid al-Munawwaroh Ciganjur, Jl. Warung Sila No. 10 Jakarta, Ahad malam (6/7).
gt;
Menurut Shinta, rakyat kecil yang semakin terpinggirkan sangat mutlak membutuhkan pemimpin yang mampu mengayomi dan bersedia berkorban untuk kepentingan rakyat yang lebih luas. Shinta berharap ke depan, rakyat Indonesia dapat menemukan pemimpin yang memiliki kepedulian yang lebih tinggi untuk memajukan bangsa.
"Rakyat butuh pemimpin yang peduli. Baik pemimpin di bidang agama, pemerintahan maupun sosial kemasyarakatan. Rakyat butuh pemimpin yang mampu melindungi dan memberikan rasa aman terhadap berbagai ketakutan," tandas Shinta di hadapan seribuan jamaah.
Majlis Sholawat Gus Dur adalah Majlis sholawat yang diselenggarakan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Ciganjur. Majlis Sholawat Gus Dur ini akan diselenggarakan rutin setiap bulan sekali. (min)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua