Solidaritas Tak Berarti Pindah Aliran
NU Online Ā· Sabtu, 19 Desember 2009 | 11:02 WIB
Solidaritas antar aliran atau kelompok Muslim tidak berarti harus mengorbankan keyakinan masing-masing. Kelompok Muslim tidak perlu khawatir akan dikalahkan oleh kelompok lainnya ketika dipertemukan dalam satu forum dialog untuk menggalang solidaritas.
āSolidaritas itu bukan berarti pindah aliran, bukan berarti men-Sunni-kan Syiah atau men-Syiah-kan Sunni,ā kata Ketua Umum PBNU kepada wartawan dalam konferensi pers usai pembukaan Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia di Jakarta, Sabtu (19/12).<>
Sekjen International Conference of Islamic Sholars (ICIS) itu meyayangkan terjadinya konflik antara kelompok dan aliran di dunia Muslim, seperti antara Hamas dan Fattah di Palestina, Sunni dan Syiah di Irak, Hizbullah dan Mustaqbal di Lebanon, serta antara kelompok Garis keras di Pakistan.
āHiwar (dialog, red) kali ini semoga menjadi sinyal adanya persaudaraan Muslim di dunia,ā kata Hasyim didampingi Sekjen The World Forum for Proximity of Islamic Schools of Thought Iran Ayatullah Muhamamad Ali Tashkiri, dan Menkopolhukam RI Djoko Suyanto.
Konferensi dilanjutkan dengan Sidang Pleno I dengan topik āIslamic Unity and Mutual Responsibilityā. Berbicara dalam sesi ini Prof Dr Karim Douglas Crow (Malaysia), Dr Abdul Fatah al Bazam (Syiria), Syekh Ahmad al Zein (Lebanon) dan Prof Dr Din Samsyudin (Indonesia).
Sidang pleno berikutnya mengambil topik āThe Crisis Of Islamic World: an Alternative Solution" bersama H. E. Muchsin Qumi (Iran), Prof Dr KH Said Aqil Siradj (Indonesia), Prof Dr Masykuri Abdillah (Indonesia), dan Qudratullah Ali Zadeh (Iran). Konferensi akan berlangsung hingga Ahad (20/12) besok. (nam)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua