Pontianak, NU Online
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pontianak menggelar pelatihan bagi dai muda di kota itu.
"Hal itu kami lakukan dalam upaya meningkatkan kapasitas profesi dai dan lembaga dakwah," kata Panitia Penyelenggara Abdul Mukti di Pontianak, Sabtu.
<>
Acara yang dilaksanakan di Gedung Nadwah Jurusan Dakwah STAIN Pontianak pada 12 November 2012. Selain dai muda sebagai peserta pelatihan, akan hadir pula pimpinan majelis taklim, remaja masjid, dan Ormas Islam.
"Menjadi sebuah keharusan, pesatnya teknologi saat ini tetap harus dibarengi dengan penguatan secara spiritual dalam diri. Mengingat pentingnya peran tersebut untuk tidak terjerumus pada jurang kenestapaan, peran serta dai serta lembaga dakwah masih tetap menjadi bagian terpenting," ungkap Abdul.
Abdul menjelaskan, pelatihan yang dilaksanakan tersebut dimaksudkan untuk pengembangan kapasitas yang tidak hanya berhenti pada kemampuan individu, tetapi pemberdayaan kelembagaan sebagai simpul sinergi berbagai individu.
"Serta dapat memberi kontribusi dalam mewujudkan kekuatan kelembagaan yang lebih kondusif dalam mendorong inovasi dan kreatifitas," jelasnya.
Pelatihan yang bekerja sama dengan Team Kalamulya Jakarta itu akan diikuti oleh sekitar 35 peserta.
"Insya Allah akan ada dua pemateri dari Kalamulya Institute Jakarta yang salah satunya adalah Alwis Rustam, MA," ujar Abdul Mukti.
Pelatihan itu, tambah Abdul, nanti akan menggunakan metode keragaman pendekatan untuk pemahaman dan pengetahuan, melalui mini presentasi, tanya jawab, studi kasus, demonstrasi, diskusi kelompok, dan lainnya.
"Serta keterampilan meliputi simulasi, demonstrasi, intruksi, dan kerja kelompok," katanya.
Tidak hanya itu, pelaksanaan pelatihan itu juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menegakkan nilai-nilai Islam, memotivasi pemuda untuk beramal yang nyata dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat, memberikan wawasan tentang perkembangan dakwah Islam di beberapa negara, serta membangun jaringan dakwah yang lebih luas.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua