Syariat Islam Diyakini Jauhkan Aceh dari Terorisme
NU Online · Selasa, 2 Maret 2010 | 00:11 WIB
Pelaksanaan syariat Islam yang kaffah di Provinsi Aceh, diyakini dapat menghalau dan menutup pintu bagi berkembangnya idealisme terorisme. "Jika syariat Islam dijalankan secara kaffah, maka ideologi terorisme yang asing bagi Aceh akan sulit tumbuh," kata anggota Komisi A bidang Pemerintahan DPRA, Ghufran Zainal Abidin di Banda Aceh, Senin malam (1/3).
Gufran mengatakan, Pemerintah Aceh harus serius untuk melaksanakan penerapan syariat Islam sebab jika tidak sesuai dengan yang diharapkan maka akan mudah berkembang fitnah yang mendiskreditkan pemerintah. Fitnah seperti itu bakal menjadi sasaran empuk bagi ideologi terorisme yang asing bagi Aceh untuk menjalankan manuvernya.<>
Gufran menambahkan, bahwa merealisasikan syariat Islam yang kaffah dan kosntruktif bagi pembangunan Aceh merupakan beban sekaligus tugas yang berat bagi Pemerintah Aceh. Menurut dia, berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi menjawab kebutuhan masyarakat menuju Aceh baru hanya dapat diwujudkan dengan menerapkan Islam secara kaffah di Aceh.
Dicontohkannya, pelanggaran hukum Islam seperti khalwat (zina), maisir (judi), khamar (minuman keras), narkoba, bahkan juga korupsi hanya akan efektif berkurang jika Pemerintah membuka pintu lapangan kerja dan memberikan modal usaha bagi masyarakat kecil. Selain itu menampilkan contoh perilaku kepemimpinan bebas korupsi dan peduli rakyat dinilainya juga sangat penting.
"Pemerintah Aceh tidak boleh punya celah untuk dituduh tidak serius dan bahkan tidak ada keinginan menjalankan syariat Islam," katanya. Lebih lanjut Ketua DPW PKS Aceh itu menyatakan, partai tersebut berkomitmen untuk senantiasa mendukung penerapan Syariat Islam yang dilakukan Pemerintah Aceh. (ant)
Terpopuler
1
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
3
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
4
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
5
Khutbah Jumat: Memperkuat Akidah di Tengah Munculnya Keraguan tentang Tuhan
6
Khutbah Jumat: Bercanda dan Batasannya dalam Islam
Terkini
Lihat Semua