Para tokoh politik dengan basis massa Nahdliyyin diharapkan tidak mengorbankan kepentingan dakwah dalam berpolitik. Bahkan jika perlu, para politisi Nahdliyyin diharapkan dapat mengorbankan kepentingan politik demi kelangsungan dakwah Islamiyah.
Demikian disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Daarur Rahman Jakarta, KH Syukron Ma'mun dalam ceramahnya di majlis istighosah rutin di Gedung PBNU JL Kramat Raya No. 164 Jakarta, Rabu (27/5) malam.<>
"Para Ulama harus senantiasa mementingkan dakwah Islam ala Ahlussunnah Waljamaah. Boleh saja nggak jadi DPR boleh saja partainya kalah, tetapi tahlilan dan barzanji harus jalan terus," kata Syukron.
Lebih lanjut,Syukron juga berharap para pemimpin yang telah dipercaya oleh masyarakat dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan tidak mengingkari amanat yang telah disandangnya.
“Orang-orang Islam itu seharusnya takut jadi pemimpin, kalau dia mengerti. Dalam Islam, kalau dipercaya jadi pemimpin jangan ditolak. Tapi jangan pula meminta, karena tanggungjawabnya berat,” tandas Syukron. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua