Tahanan terlama Palestina, Saed Al-Atbah, akan dibebaskan setelah mendekam di penjara Israel selama 31 tahun. Buletin Palestina, Al-Manar, dalam edisi terbarunya mengutip sumber-sumber pemberitaan Palestina, menyebutkan Saed akan dibebaskan dalam rangka pemenuhan program pertukaran tahanan Israel-Hamas.
Sumber Al-Manar menuturkan, bahwa dalam koridor operasi pertukaran tawanan Israel dan Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas), Saed Al-Atbah, tahanan terlama Palestian beserta sepuluh tahanan lainnya akan dibebaskan dalam pertukaran tawanan dengan tentara Israel, Gilat Shalid, yang ditawan oleh pihak Palestina.<>
Israel sengaja mengutarakan masalah pembebasan Al-Atbah dalam pertemuan antara Pemimpin Otorita Palestina, Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Zionis Israel, Ehud Olmert, sehingga pembebasan itu tidak dinilai sebagai kemenangan besar Gerakan Perjuangan Islam Palestina (Hamas).
Saed Al-Atbah yang ditahan selama 31 tahun di penjara Israel tercatat sebagai tahanan terlama di Guinness Book of Records. (mnr/irb/atj)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
6
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
Terkini
Lihat Semua