Padang, NU Online
Penganut tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat (Sumbar) akan merayakan Idul Adha, 10 Zulhijjah 1432 Hijriah pada 5 November 2011. Zalar (40) salah seorang jamaah Naqsabandiyah di Surau Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis, memaparkan, penetapan hari raya kurban tersebut dilakukan berdasarkan perhitungan Hisab Munjid yang sudah dilakukan secara turun-temurun.<>
"Penentuan awal Idul Adha dilakukan dengan cara menghitung 360 hari dari awal Idul Adha 2010," ujarnya. Penetapan itu sehari lebih cepat daripada keputusan pemerintah yang menetapkan Idul Adha jatuh pada 6 November melalui sidang Itsbat yang digelar Jumat, 28 Oktober 2011.
Menurut Zalar, perayaan Idul Adha ini sama dengan pelaksanaan wukuf di Arafah yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji. "Ketika para jamaah calon haji melakukan wukuf, kita sudah melaksanakan shalat Id dan setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban yang bisa dilakukan hingga 8 November," katanya.
Dengan adanya penetapan itu, katanya, jamaah Naqsabandiyah di Subar akan mulai mengumandangkan takbir pada Jumat (4/11) malam. Selain menentukan awal Idul Adha, Metode hisab Munjid juga dilakukan untuk menentukan awal Idul Fitri setiap tahun. Para jamaah juga melakukan penghitungan dengan cara rukyatul hilal (melihat bulan).
"Sebelumnya, kita juga telah melakukan penghitungan dengan cara melihat bulan pada Oktober dan bulan telah nampak. Kemudian, dicocokkan dengan penanggalan tahunan," ujarnya. Dalam melakukan rukyatul hilal, jamaah Naqsabandiyah tidak menggunakan alat bantu seperti teropong. Penglihatan bulan cukup dilakukan dengan mata telanjang.
Jamaah Naqsabandiyah Sumbar tersebar antara lain di Kota Padang, Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok. "Kami tidak bisa memastikan jumlah pasti jamaahnya, tapi sudah lebih dari lima ribuan," kata Zalar.
Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber : Antara
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua