Tebuireng Gelar Wisata Religi Ramadhan dan Ziarah Gus Dur
NU Online · Rabu, 11 Agustus 2010 | 10:36 WIB
Selama bulan Ramadhan ini, pesantren Tebuireng menggelar sebuah pakes wisata khusus Ramadhan bekerjasama dengan maskapai penerbangan Citylink untuk merasakan suasana Ramadhan di Tebuireng dan melihat aktifitas kegiatan santri.
Selain itu peserta akan diajak mengunjungi makam Gus Dur (Presiden RI yang keempat) dan KH Hasyim Asya'ri (1871-1947) Pendiri NU. Sebelum kembali ke tempat asal daerah para peserta akan diajak mengunjungi makan Sunan Ampel (wafat tahun 1481) serta melewati jembatan Suramadu yang indah.<>
Mereka yang berminat bisa ikut dengan harga 1.950.000 dari Jakarta - Surabaya pp (peserta dari Jakarta) atau Banjarmasin-Surabaya pp (peserta dari Banjarmasin), Transport Airport Juanda - Pesantren Tebuireng - Makam Sunan Ampel - Jembatan Suramadu pp, akomodasi di pesantren Tebuireng, buka puasa dan sahur di pesantren Tebuireng.
Para peserta juga akan mendapat kesempatan untuk bertemu dengan pengasuh pesantren Tebuireng KH Salahudin Wahid (Gus Sholah) serta mendengarkan hikmah agama melalui ceramah Mengenai Tauhid "Hikmah dan Nilai Ritual Ramadhan".
Selama di pesantren, mereka akan melihat-lihat kegiatan santri, buka puasa bersama santri serta sholat tarawih membaur dengan santri. Juga terdapat ceramah dengan pesan sosial Al Qur’an "Membangun kehidupan keluarga yang baik".
Peserta juga akan sahur dan sholat subuh berjamaah bersama santri, yang selanjutnya mendengarkan tausiyah dengan tema "Membangun kehidupan solidaritas sosial". Kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makan Gus Dur dan KH Hasyim Asy’ari, terus menuju makan Sunana Ampel dan jalan-jalan melihat jembatan Suramadu yang Indah.
Infomasi lengkah mengenai kegiatan ini bisa dibuka di website citylink di http://www.citilink.co.id. (mkf)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua