Terkait berkembangnya opini yang menyatakan perilaku pasien Ponari dianggap berlebihan dan mengarah pada kekeliruan aqidah, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar KH Abdus Salam Shohib meminta para ulama berintrospeksi.
Menurutnya, fenomena Ponari dan para pasiennya adalah kesalahan para pemimpin agama Islam yang belum secara intensif membimbing aqidah masyarakat<>.
“Kita harus introspeksi. Kalau masyarakat masih mengikuti aqidah yang keliru, itu bagian dari kesalahan kita, karena belum optimal melayani dan memberi pemahaman aqidah yang benar,” katanya kepada NU Online di Jombang, Kamis (19/3).
Namun buru- buru cucu Mbah Bisri, Pendiri Nahdlatul Ulama ini menyatakan, sebagian besar masyarakat yang berobat ke Ponari sudah memahami persoalan aqidah dengan benar.
“Tidak boleh begitu (menganggap masyarakat tak tahu aqidah, red), kayak masyarakat tidak tahu apa-apa saja, padahal faktanya tidak selalu begitu,” kata Sekretaris Forum Bahtsul Masail Pondok Pesantren ( FBMPP) Jombang ini.
”Dalam perspektif aqidah, batu ponari itu sama dengan obat dokter, keduanya hanya perantara, penyembuh adalah Allah,” katanya.
Gus Salam, panggilan akrab KH Abdus Salam Shohib, juga meminta berbagai kalangan dan media tidak mudah menggelontorkan opini bahwa para pasien Ponari berbuat syirik.
“Komentar orang yang bukan kapasitasnya dalam meninjau aspek aqidah tentang pengobatan Ponari itu memang memprihatinkan,” kata Pengasuh Pesantren terdekat dari praktek pengobatan Ponari. (yus)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua