Para ulama tinggi Iran mengingatkan kepada presiden-terpilih AS Barack Obama agar tidak mengikuti jejak George W Bush. Karena teriakan "Matilah Amerika Serikat" akan tetap ramai di Iran selama AS masih sombong kepada Iran.
"Para negarawan di AS seharusnya tahu bahwa sepanjang mereka bersikap arogan terhadap Iran, maka rakyat kami masih meneriakkan slogan yang sama," kata Ahmad Khatami, dalam khotbah salat Jumat yang disiarkan langsung lewat siaran radio pemerintah, Ahad (16/11)<>.
"Slogan kebencian rakyat kami yaitu matilah Amerika, akan tetap tetap terdengar," kata anggota Majelis Ahli Iran yang bertugas menyeleksi dan mengawasi kegiatan pemimpin tertinggi Iran.
"Penerus Bush, seorang yang berusia 47 tahun, harus paham bahwa jika dia mengikuti langkah yang sama dengan Bush maka dia pun akan sampai kepada takdir yang sama," kata Khatami.
Saat kampanye, Obama mengatakan akan mendukung pembicaraan langsung dan tanpa syarat dengan dengan Iran, namun kina sikap obama tampak menjadi lebih keras.
Khatami ditunjuk oleh pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, sebagai salah satu imam salat Jumat Teheran. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua