Haul Ke–39 KH Abdul Hadi Zahid di Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Kamis (28/1) kemarin dihadiri ulama terkemuka dari Yaman Syekh Abdullah Baharun yang juga Rektor Universitas Al-Ahqof Hadramaut.
Syekh Abdullah Baharun, saat memberikan tausiyah dalam bahasa Arab di hadapan ribuan hadirin menyampaikan, bahwa ulama adalah pewaris Nabi SAW sehingga perlu diteladani dan didengarkan fatwa-fatwanya. Kepatuhan kepada ulama dilakukan dalam rangka menuju jalan Allah.<>
"Sahabat adalah pewaris Nabi, begitupun ulama. Jadi harus didengar fatwanya," katanya seperti dikutip situs beritajatim.com.
Ribuan santri dan juga masyarakat umum berbaur untuk menghadiri acara tersebut bersama puluhan kyii khos se Jawa dan Madura. Sehingga, banyaknya para hadirin yang datang membuat jalan pantai utara (pantura) sempat macet hingga beberapa kilometer. Sebab, depan pesantren adalah pintu masuk menuju ke Kabupaten Tuban.
Pantauan di lapangan, kalau kedatangan ulama dari Yaman itu adalah sebagai puncak haul yang sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Ketua Panitia Haul, Muntaha menerangkan, pihaknya sengaja tidak mengundang para politikus. Khususnya daerah yang akan melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada). Sebab pengasuh Pesantren Langitan KH Abdullah Faqih ingin menjaga netralitas dalam pelaksanaan Haul ke-39 ini. "Memang benar, tidak ada yang diundang. Sebab, para alumni mempunyai pandangan sendiri," terangnya.
Sementara itu, acara yang digelar tahunan itu sebagai ajang mengenang jasa dan mengambil hikmah dari para pesantren. Tak hanya itu saja, haul tersebut juga sebagai ajang reuni bagi ribuan alumni Pesantren Langitan. Mereka menyempatkan diri datang ke pesantren, baik untuk berziarah dan bersua dengan teman-teman lama. (nam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua