Umat Islam harus mau mempelajari kisah-kisah bangsa Yahudi agar menjadi umat yang selamat dunia dan akhirat. Al-Qur'an menceritakan kisah perjalanan bangsa keturunan Nabi Ishak ini agar, umat nabi Muhammad dapat menjadikannya sebagai i'tibar (pelajaran) berharga.
Demikian dinyatakan Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus, KH Sya'roni Ahmadi dalam pengajian rutin di Masjid Menara Kudus, baru-baru ini. Menurutnya, bangsa Yahudi telah mengalami perjalanan panjang dengan pasang surut peradaban bangsa yang menarik untuk diikuti.<>
"Suatu ketika, bangsa Yahudi berada dalam kegelapan karena kekalahan mereka dari bangsa lain. Namun Al-Qur'an juga waktu juga menceritakan, adakalanya mereka mengalami masa kejayaan," terang ulama sepuh ini.
Lebih lanjut, Kiai Sya'roni -sapaan akrab Sya'roni Ahmadi, menjelaskan, Al-Qur'an menceritakan bangsa Yahudi dihancurkan beberapa kali oleh Allah karena kesombongan dan kesewenang-wenangan mereka.
"Tentunya, hal ini berlaku pula bagi umat-umat lainnya. Allah akan merendahkan bangsa yang telah berlaku sewenang-wenang dan bersikap congkak. Maka jika umat Islam tidak ingin direndahkan oleh Allah, buanglah jauh-jauh sifat sombong sewenang-wenang," terangnya di hadapan jamaah yang datang dari berbagai pelosok kabupaten Kudus dan sekitarnya.
Karenanya, Kiai Sa'roni berharap umat Islam bisa mawas diri dan memperbaiki kekurangan-kekurangan mereka serta bersedia memperbaiki kualitas individu agar umat Islam dapat mencapai masa kejayaannya kembali. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua