Jakarta, NU Online
Sambutan hangat pelaksanaan International Conference of Islamic Scholars (ICIS), tidak cuma datang dari kalangan umat Islam. Sambutan juga datang dari kalangan non muslim, seperti umat Khatolik. Bahkan Uskup Agung Sri Paus Johanes Paulus II dari Vatikan, Roma, menyambut gembira pelaksanaan ICIS, yang diselenggarakan Nahdlatul Ulama (NU).
Secara khusus, Vatikan mengirimkan ketua Komisi Hubungan Antar Agama Massado langsung dari Vatikan untuk mengikuti ICIS. Bahakan, Massado juga akan mempersentasikan pandangan-pandangannya di depan peserta tentang hubungan agama antara Barat dan Timur.
<>Demikian disampaikan Uskup Agung Jakarta Julias Cardinal Darmo Atmojo kepada NU Online dan VoA usai menghadiri pembukaan ICIS, di Jakarta Convention Centere (JCC), Senin (23/2), Siang.
Lebih lanjut Julias mengatakan, umat Khatolik Indonesia menyampaikan rasa bangga dan salut atas prakarsa NU yang mampu mengumpulkan umat Islan dari 49 negara. Apalagi, katanya, peserta yang sebagian besar para cendekiawan muslim, akan bicara Islam secara ilmiah dan keilmuan.
Pertemuan ini pernuh dengan muatan moral dan menjunjung tinggi kemanusaiaan serta merahmati semua siapapun termasuk alam ini. Itulah yang sedang dibutuhkan bangsa saat ini. Sekali lagi saya ucapkan salut buat NU,? ujar Julias yang juga ketua Wali Gereja Indonesia ini
Dikatakannya, dirinya merasa terhormat dan bahagia atas undangan PBNU untuk ikut serta dalam pembukaan ICIS. Walaupun diundang hanya menghadiri pembukaan. Saya sudah merasakan suasana kebersamaan disini. saya tahu pertemuan lebih untuk kaum muslim," tandasnya (sby)
Terpopuler
1
PBNU Matangkan Materi Kaderisasi, Targetkan Pengkaderan Lebih Singkat dan Efektif
2
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Guru lan Tiyang Sepuh Kalih, Pahlawan Kita Sedaya
3
Ketum Pagar Nusa Nabil Haroen Turut Resmikan Russian Space di Masjid Istiqlal, Dorong Diplomasi Kebudayaan
4
Keutamaan dan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Lima Waktu
5
Terima Kunjungan PP Fatayat NU, Gus Kikin: Perkuat Persatuan dan Kecintaan pada Organisasi
6
YLBHI Desak Pemerintah Batasi Kewenangan Polri Usai Kasus Penyadapan Ilegal
Terkini
Lihat Semua