Warga NU Diminta Dukung Pasangan Bambang-Adnan
NU Online · Rabu, 28 Mei 2008 | 10:38 WIB
Warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah diminta mendukung pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jateng, Bambang Sadono-Mohammad Adnan. Pasalnya, cawagub yang diusung Partai Golkar itu adalah Ketua (nonaktif) Pengurus Wilayah NU setempat.
Permintaan itu diungkapkan Wakil Ketua PWNU Jateng, H Abu Hafsin Umar, di sela-sela pertemuan Tim Keluarga Mohammad Adnan (TKMA), di Hotel Novotel, Semarang, Jateng, Senin (27/5) kemarin. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online, Masykur Muhammad.<>
“Pasalnya, jika warga NU tidak memberikan dukungan, bisa jadi jago pasangan Bambang-Adnan bisa kalah, dan ini nggak boleh terjadi. Kita tidak boleh tinggal diam untuk sekedar menjadi penonton, berbuatlah untuk NU dengan cara memilih Pak Adnan," ujar Hafsin.
Hafsin menjelaskan, dari seluruh peserta Pemilihan Gubernur Jateng, hanya Adnan yang disebut resmi mewakili NU. Dengan demikian, katanya, sangat wajar jika warga NU se-Jateng mendukung dan memenangkan pasangan Bambang-Adnan untuk memimpin Jateng periode 2008-2013.
Permintaan iyu diamini peserta yang hadir. Pasalnya, saat ini, calon lain juga sudah menggunakan cara-cara tidak baik, seperti, meminta bupati menekan camat dan lurah untuk mendukung salah satu calon. Bahkan, untuk mencapai tujuannya, mereka tidak segan-segan mengganti kepala dinas yang tidak sejalan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengurus badan otonom NU setempat, antara lain, Muslimat NU, Fatayat NU, Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri. (rif)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua