Warga Nahdlatul Ulama harus tolong menolong, maaf memaafkan dan saling menasehati dengan akhlak yang baik, berdiri kokoh di dalam bingkai bangsa Indonesia. Dalam menjalankan roda organisasi diperlukan budi akhlak mulia.
”Jika warga NU tidak berbudi, tidak berakhlak, maka hancurlah bangsa dan organisasi yang kita perjuangkan ini,” kata Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Tanahdatar Sumatera Barat H.Ihsan A. Tuanku Bagindo pada acara halal bi halal NU Tanahdatar, Kamis (23/9). Halal bi halal dihadiri warga NU Tanahdatar dengan tausyiah disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ikhlas Padang Pariaman Buya H. Zubir Tuanku Kuning.
>
Menurut Ihsan, momen halal bi halal ini penting artinya dalam meningkatkan silaturrahmi diantara pengurus dan warga NU di Tanahdatar. Usai melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan, tali silaturrahmi semakin diperkuat melalui kegiatan halal bi halal.
Usai penyampaian tausyiah, warga NU dan jamaah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2 juta. Dana tersebut disumbangkan untuk perbaikan makam guru tarikat Buya Tuanku Kuning Abdul Hamid di Kecamatan Rambatan Tanahdatar. Demikian dilaporkan kontributor NU Online Bagindo Armaidi Tanjung di Padang. (arm)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua