Yayasan Holocaus Iran Minta Dokumen Pembantaian Yahudi
NU Online · Rabu, 7 Februari 2007 | 00:43 WIB
Teheran, NU Online
Yayasan Holocaus Iran telah minta dari Austria, Jerman dan Polandia agar mereka menyerahkan dokumen yang berkaitan dengan pembunuhan besar-besaran orang Yahudi pada masa Perang Dunia II. Demikian kantor berita resmi IRNA melaporkan Selasa (6/1)
Ketua yayasan itu, Mohammad-Ali Ramin, mengatakan bahwa dokumen itu diperlukan "komisi pencari fakta" untuk menjelaskan tingkat sebenarnya holocaus dan jumlah korban orang Yahudi.
Komisi pencari-fakta itu dibentuk dalam konferensi Holocaus di Teheran Desember lalu, yang dihadiri oleh sejumlah sejarahwan kontroversial yang menantang tingkat pembunuhan massal sebenarnya orang Yahudi oleh rezim Nazi Jerman.
Konferensi itu telah mendorong meluasnya kecaman internasional, dan Ramin dikenal karena pendirian anti-Semitnya dan bersimpati pada kelompok neo-Nazi. Ia bagaimanapun tidak memiliki jabatan resmi dalam sistim politik Iran.
Presiden Mahmoud Ahmadinejad mencap holocaus sebagai "cerita dongeng" dan minta relokasi Israel ke Eropa atau Amerika. Dirinya tidak menghadiri konferensi holocaus di Teheran tapi menyambut baik pembentukan komisi pencari fakta itu pada resepsi untuk para pesertanya.
Ahmadinejad menyalahkan Barat karena menghalangi penyelidikan terhadap holocaus sementara menerima penghinaan terhadap Nabi Muahammad SAW dalam bentuk kartun sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. (ant/dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Pendaftaran Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir Melalui Akun Pesantren, Berikut Panduannya
Terkini
Lihat Semua