Daerah

Bantul Siaga Darurat Kekeringan, GP Ansor Pundong Salurkan 25 Tangki Air Bersih

Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Bantul Siaga Darurat Kekeringan, GP Ansor Pundong Salurkan 25 Tangki Air Bersih

Anggota GP Ansor Pundong menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Dermojurang, Seloharjo, Pundong, Bantul, Ahad (23/8/2026). (Foto: GP Ansor Pundong)

Bantul, NU Online

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pundong menyalurkan 25 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Dermojurang, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Ahad (23/8/2026).

 

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di tengah-tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemerintah Kabupaten Bantul sebelumnya telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan melalui Keputusan Bupati Nomor 263 Tahun 2026.

 

Menurut laman resmi BPBD Yogyakarta, status siaga darurat tersebut berlaku mulai 25 Juni hingga 25 September 2026. Penetapan dilakukan menyusul meningkatnya jumlah permohonan dropping air bersih yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul serta penurunan debit air di sejumlah wilayah.

 

"Melalui keputusan tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menginstruksikan BPBD melakukan koordinasi lintas perangkat daerah untuk mempercepat penanganan darurat dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi," tulis BPBD Yogyakarta.

 

Di tengah kondisi tersebut, GP Ansor Pundong turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 25 tangki air disiapkan untuk disalurkan ke sejumlah titik di Seloharjo yang mengalami krisis air akibat kemarau panjang.

 

Salah satu anggota Banser NU Pundong yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Dalhari, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang.

 

“Penyaluran dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang agar distribusi air dapat menjangkau sejumlah wilayah yang mengalami krisis air cukup parah,” ungkap Dalhari.

 

Menurut Dalhari, bantuan tersebut dapat direalisasikan melalui penggalangan dana secara sukarela yang dihimpun dari para donatur dan masyarakat umum.

 

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Pundong, Nur Sayaifudin, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus kehadiran pemuda Ansor di tengah kesulitan masyarakat.

 

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata kami terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, aksi sosial tersebut menjadi bagian dari ikhtiar GP Ansor dan Banser NU Pundong membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

Selain meringankan kebutuhan warga, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Imbauan Hemat Air

Seiring dengan penetapan status siaga darurat, BPBD DIY mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kekeringan.

 

Berikut imbauan tersebut;

  1. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air dengan memprioritaskan air bersih untuk kebutuhan pokok, seperti memasak dan minum. Warga juga diimbau menjaga sumber air yang masih tersedia di lingkungan sekitar.
  2. Bagi wilayah RT, RW, maupun kalurahan yang mulai mengalami krisis air bersih, BPBD DIY mengimbau agar segera melaporkan kondisi tersebut secara berjenjang kepada BPBD kabupaten. Langkah ini diperlukan agar distribusi air bersih dapat segera dijadwalkan.
  3. Penanganan kekeringan di Bantul diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi melalui kolaborasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.