Pengurus Pergunu Aceh 2026-2031 Dilantik, Tandai Komitmen Majukan Pendidikan
Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:00 WIB
Penandatanganan prasasti bantuan Program Rehabilitasi Ruang dan Pemenuhan Sarana dan Prasarana Madrasah Terdampak Bencana Aceh–Sumatra (Foto: Pergunu)
Aceh Besar, NU Online
Pengurus Wilayah (PW) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Aceh masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik pada Jumat (10/7/2026) di Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat bersamaan dengan pelantikan Pengurus Wilayah Jaringan Kemandirian Santri Nasional (JKSN) Aceh.
Pelantikan dihadiri Ketua Umum PP Pergunu sekaligus Ketua Umum PP JKSN, Prof KH Asep Syaifuddin Chalim, tuan rumah sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama Aceh, Abu H. Faisal M. Ali; Pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah yang juga sebagai Ketua Umum PWNU Aceh.
Dalam arahannya, Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Syaifuddin Chalim menegaskan bahwa Pergunu harus terus menjadi wadah pengabdian para guru Nahdlatul Ulama yang mampu menjawab tantangan zaman melalui peningkatan kompetensi, penguatan literasi pendidikan, transformasi digital, serta penguatan karakter kebangsaan dan keislaman.
“Pergunu harus menjadi rumah besar bagi para guru Nahdlatul Ulama untuk terus berinovasi, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” tegasnya.
Ketua PW Pergunu ERGU Aceh, Furqan, menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan. Menurutnya, kepengurusan baru akan berfokus pada penguatan sinergi antar-pengurus, perluasan kaderisasi, peningkatan kualitas sumber daya guru, serta pelaksanaan program-program yang menjawab kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di Aceh.
“Kami mengajak seluruh pengurus di tingkat wilayah, cabang, hingga komisariat untuk bersama-sama membangun Pergunu sebagai organisasi profesi yang memberikan manfaat nyata bagi guru, madrasah, sekolah, dan masyarakat Aceh,” kata dia.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi), H. Irham Ali Saifuddin. Hadir pula Sekretaris PP Pergunu, Aris Adi Leksono, serta Sekretaris PP JKSN, KH Muhammad Ghofirin.
Momentum pelantikan bersama PW Pergunu Aceh dan PW JKSN Aceh masa khidmat 2026–2031 turut diwarnai dengan penandatanganan prasasti bantuan pembangunan MCK dan penyediaan mobiler untuk MTsS Babah Kreung, Kabupaten Pidie Jaya.
Penandatanganan prasasti menjadi simbol dimulainya realisasi bantuan sebagai bagian dari Program Rehabilitasi Ruang dan Pemenuhan Sarana dan Prasarana Madrasah Terdampak Bencana Aceh–Sumatra. Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas lingkungan belajar serta pemenuhan fasilitas dasar bagi madrasah yang terdampak bencana.
Prosesi penandatanganan dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan bersama PW Pergunu Aceh dan PW JKSN Aceh di Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara penguatan organisasi dan komitmen dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.
Bantuan merupakan kolaborasi antara PP Pergunu, Sarbumusi, dan Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG-Sarbumusi) berupa pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta pengadaan mobiler yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, kebersihan, serta kualitas proses pembelajaran bagi peserta didik dan tenaga pendidik di MTsS Babah Kreung serta masyarakat sekitar sekolah.
Baca Juga
Pergunu Buka Pendaftaran Online Anggota
Selain memperbaiki sarana fisik, program tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan di daerah yang pernah terdampak bencana. Bantuan FSPPG-Sarbumusi merupakan donasi sosial dari karyawan Panasonic Gobel Group.
Prasasti bantuan ditandatangani oleh K.H. Asep Saifuddin Chalim mewakili Pengurus Pusat Pergunu, H. Irham Ali Saifuddin mewakili Sarbumusi, serta Munir Bagio mewakili Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG-Sarbumusi). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh para pengurus Pergunu, JKSN, tokoh Nahdlatul Ulama, ulama, serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan pelantikan.
Melalui penandatanganan prasasti ini, seluruh pihak berharap rehabilitasi dan pemenuhan sarana prasarana madrasah dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat semangat bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, aman, dan layak bagi generasi penerus bangsa.