Jateng

LKKNU Jateng Tadarus Relasi Suami-Istri Berbasis Mubadalah, Dorong Ketahanan Keluarga

Ahad, 1 Maret 2026 | 11:00 WIB

LKKNU Jateng Tadarus Relasi Suami-Istri Berbasis Mubadalah, Dorong Ketahanan Keluarga

Dari kiri ke Kanan : pemateri I Hj Umdatul Baroroh (RMI PWNU Jawa Tengah), moderator Laila Jauharoh, pembahas KH Amin Yasin (Katib Syuriyah PCNU Kudus), Ulil Albab (Ketua LKK PWNU Jawa Tengah) dan Prof KH Kisbiyanto (Wakil Rektor UIN Sunan Kudus).

Kudus, NU Online

Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar tadarus relasi suami-istri berbasis mubadalah (kesalingan) sebagai upaya mendorong ketahanan keluarga di era disrupsi.


Kegiatan tersebut berlangsung di aula perpustakaan UIN Sunan Kudus, pada 26 Februari 2026.


Tadarus Kitab Manbaus Sa’adah karya Faqihuddin Abdul Qadir ini menjadi seri perdana dari rangkaian penguatan program keluarga inklusif (relasi keluarga maslahah) yang akan dilaksanakan LKKNU PWNU Jawa Tengah selama Ramadhan 1447 H.


Sesi pertama menghadirkan Hj Umdatul Baroroh (RMINU Jawa Tengah) dan Prof KH Kisbiyanto (Wakil Rektor UIN Sunan Kudus) sebagai narasumber, dengan Laila Jauharoh sebagai moderator.


Ketua LKKNU Jawa Tengah Ulil Albab menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga di tengah derasnya perubahan sosial dan digital.


Ia menyebut bahwa upaya menumbuhkan ketahanan keluarga menjadi langkah strategis untuk memperkuat keutuhan masyarakat serta membangun solidaritas sosial yang harmonis.


"Nilai-nilai dan pedoman yang ada dalam Kitab Manbaus Sa'adah ini sejalan dengan tugas dan mandat yang diterima LKK PWNU Jawa Tengah dalam mewujudkan keluarga maslahah, sakinah, mawaddah, wa rahmah," katanya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng


Ulil menjelaskan bahwa tantangan keluarga pada masa lalu lebih banyak berkaitan dengan persoalan fisik dan ekonomi. Namun, menurutnya, kondisi saat ini jauh lebih kompleks.


"Disrupsi digital maupun disrupsi sosial menjadi tantangan yang luar biasa, ke depan kita perlu mengkaji pengaruh disrupsi digital terhadap relasi keluarga yang maslahah dan mubadalah," tuturnya.


Baca selengkapnya di sini