Nasional

Dai NU Ikuti Ujian untuk Program Daurah Duad Al-Azhar Mesir

Jumat, 29 Juni 2018 | 08:53 WIB

Dai NU Ikuti Ujian untuk Program Daurah Duad Al-Azhar Mesir

Ujian tulis dai untuk Program Daurah Duad Al-Azhar

Jakarta, NU Online 
Puluhan dai dari berbagai daerah mengikuti ujian tulis untuk Program Daurah Duad yang merupakan kerja sama Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dengan PBNU, Jumat (29/6). Kerja sama yang ditangani Lembaga Dakwah PBNU tersebut dibangun pada kunjungan Grand Syekh al-Azhar Ahmad Muhammad Ath Thayeb ke PBNU, Jakarta, pada Mei tahun ini. 

Ujian tulis dibuka oleh Rais Syuriyah PBNU KH Mujib Qulyubi. Ia mengatakan, para dai dewasa ini harus mampu menyesuaikan diri dengan keadaan. Harus memilik strategi yang baik agar ajaran Islam yang disampaikan  diterima dengan baik. 

Ia juga menyampaikan, para dai NU tidak hanya menyampaikan aqidah, syariat, dan akhlak Islam, tapi juga tema-tema lain yang merupakan keseharian yang dihadapi dan dialami umat Islam.

"Sebagaimana amanat Muktamar NU ke-33 di Jombang pada tahun 2015, NU harus harus memperkuat tiga bidang, yaitu ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” katanya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, Lembaga Dakwah PBNU, selain tugas pokok yang lain, harus mengarahkan para dainya untuk memperkuat tiga bidang itu. 

Menurut salah seorang pengurus Lembaga Dakwah PBNU Ustadz Muhammad Nur Hayid hasil ujian tersebut akan memilih 50 dair untu program Daurah Duad tersebut. Setelah itu, mereka akan ditempa di Al-Azhar selama dua bulan. 

Untuk diketahui, Al-Azhar juga memberikan beasiswa kepada 30 santri NU untuk melanjutkan kuliah di berbagai jurusan umum seperti kedokteran, teknik sipil, dan ekonomi. 

Untuk mendapatkan 30 santri, PBNU melalui Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama melakukan penerimaan terbuka dan menyeleksinya. Peminatnya sampai seribuan. Kamis, (29/6) dilakukan ujian lisan dan tulisan untuk para pendaftar tersebut. (Abdullah Alawi)


Terkait