Nasional

MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadhan, BGN Klaim Menu Tahan hingga 12 Jam

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:30 WIB

MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadhan, BGN Klaim Menu Tahan hingga 12 Jam

Kepala BGN Dadan Hindayana saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026). (Foto: NU Online/Fathur)

Jakarta, NU Online

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan berjalan dan makanan dibagikan selama bulan Ramadhan 1447/2026. Pemerintah hanya menyesuaikan mekanisme penyaluran agar selaras dengan pelaksanaan ibadah puasa, tanpa mengurangi prinsip pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.


Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan bahwa selama Ramadhan, makanan MBG tidak lagi dikonsumsi langsung di sekolah, melainkan dibagikan untuk dibawa pulang dan disantap saat berbuka puasa. Ia mengklaim menu MBG tahan hingga 12 jam.


“Makanan tahan 12 jam. Dari mulai disiapkan sampai dikonsumsi pada saat buka (puasa),” kata Dadan usai rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).


Dadan menegaskan, perubahan skema tersebut telah dipertimbangkan dari sisi keamanan pangan. BGN menyiapkan menu khusus Ramadhan yang praktis, tetap bergizi, dan aman dikonsumsi setelah disimpan selama beberapa jam.


Ia juga menjelaskan bahwa menu MBG selama Ramadhan disesuaikan agar tidak mudah rusak dan tetap memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.


“Contoh misalnya kurma, ya telur rebus, buah, kemudian abon, panganan lokal yang bisa tahan lama. Misalnya kue,” terang Dadan.


Menurutnya, pola penyaluran MBG pada Ramadhan tahun ini pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan skema yang diterapkan pada tahun sebelumnya.


“Skema penyaluran saat Ramadhan seperti tahun lalu,” ujarnya.


Dadan menegaskan bahwa MBG tetap dibagikan pada jam sekolah untuk wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim. Namun, makanan tersebut baru dikonsumsi saat waktu berbuka puasa di rumah.


Sementara itu, bagi daerah dengan mayoritas penduduk non-Muslim, mekanisme penyaluran MBG tidak mengalami perubahan.


“Untuk daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal,” ucapnya.


Dadan menegaskan penyesuaian mekanisme selama Ramadhan ini dilakukan agar program MBG tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa, sekaligus memastikan aspek keamanan dan kualitas gizi makanan tetap terjaga.