Nasional

Prabowo Klaim Program MBG Ciptakan Satu Juta Lapangan Kerja

Senin, 2 Februari 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Klaim Program MBG Ciptakan Satu Juta Lapangan Kerja

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah Tahun 2026 yang digelar pada Senin (2/2/2026). (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, NU Online

Presiden Prabowo Subianto
mengklaim bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bahwa hingga awal 2026, program MBG telah membuka sekitar satu juta lapangan kerja baru di berbagai daerah.


Ia menilai, program MBG tidak hanya berfungsi sebagai kebijakan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga telah menjadi motor penciptaan lapangan kerja dalam skala nasional.


Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah Tahun 2026 yang digelar pada Senin (2/2/2026).


Prabowo menegaskan bahwa tantangan utama bangsa saat ini adalah menyediakan pekerjaan yang nyata dan berkelanjutan bagi rakyat. Ia menilai penciptaan lapangan kerja tidak cukup dilakukan melalui kritik, tetapi membutuhkan kebijakan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.


“Saya buktikan kepada saudara-saudara, sebagai presiden RI, sekarang saya telah menghasilkan 1 juta lapangan pekerjaan hanya dari MBG,” tegasnya, dikutip NU Online melalui Youtube Sekretariat Presiden.


Prabowo menilai, dampak MBG tidak berhenti pada tenaga kerja dapur semata. Menurutnya, setiap dapur juga menggerakkan rantai pasok di tingkat desa, mulai dari petani, peternak, hingga pemasok bahan pangan lokal. Rantai ekonomi ini dinilai mampu menciptakan peluang kerja tambahan bagi masyarakat sekitar.


"Di tiap desa, tiap dapur menimbulkan pemasok bisa sampai 10 bisa sampai 20 orang itu nanti di ujungnya 82 juta, kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja saudara-saudara," imbuhnya.


Prabowo memaparkan capaian sekaligus proyeksi lanjutan program MBG yang terus diperluas cakupannya.


"Saudara-saudara MBG kita sudah sampai 60 juta hari ini, kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026 paling lambat," ujar Prabowo.


Prabowo menjelaskan, hingga saat ini telah beroperasi sebanyak 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program MBG. Selain itu, terdapat 13.829 dapur lainnya yang masih dalam proses penilaian dan pengajuan untuk segera beroperasi.


Ia menekankan bahwa setiap dapur MBG rata-rata menyerap sekitar 50 tenaga kerja yang bekerja secara rutin dan menerima upah. Dengan jumlah dapur yang telah beroperasi, Prabowo menilai program tersebut telah menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat.


“Dengan 22.275 dapur saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja satu juta, dan 22 ribu kali 50 orang yang digaji setiap hari. Sudah kita ciptakan lapangan kerja satu juta dan 22 dapur itu membutuhkan pemasok, tomat, wortel, sayur, telor, ikan, ayam, daging dan sebagainya.” ucapnya.


Dengan perluasan target penerima manfaat hingga 82 juta orang, Prabowo optimistis program MBG akan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menekan pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa.