Syahdan, ketika Nabi Isa as berjalan bersama para hawariyyin (sahabat), hingga mereka melewati satu jalanan. Mereka melihat bangkai anjing yg telah mati berhari-hari.<>
Sahabat yang satu mengatakan, "Betapa busuknya anjing ini." Ada pula yang berkata, "Betapa rusaknya mayatnya." Satunya lagi mengatakan, "Lihat betapa jeleknya rupanya.” Mereka mencela bangkai itu.
“Namun, apa kata Nabi Isa as? Betapa putih dan rapi giginya,"
Itulah sepenggal kisah yang terdapat dalam buku baru Secangkir Kopi Hikmah, yang ditulis oleh pengasuh Majelis Ar-Raudhah, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus Solo.
Habib Noval meluncurkan buku terbarunya, bertepatan dengan acara peresmian gedung Markas Besar Majelis Ar-Raudhah, di Jalan Dewutan No 112 RT 01 RW 16 Semanggi Pasar Kliwon Solo, Rabu (21/8) lalu. Ribuan jamaah menghadiri kegiatan tersebut.
“Semua yang tercipta akan tampak buruk jika kita melihat sisi buruk (negatif) nya.
Namun akan indah jika kita melihat sisi indah (positif) nya,” jelas Habib Noval.
“Berprasangka buruk akan slalu salah walau itu benar, dan prasangka baik itu selalu benar walau itu salah,” imbuhnya. (Ajie Najmuddin/Anam)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
Terkini
Lihat Semua