Daerah

Arus Balik di Pelabuhan Balohan Sabang Aceh Terus Melonjak, Pengelola Tingkatkan Layanan

NU Online  ·  Jumat, 27 Maret 2026 | 18:30 WIB

Arus Balik di Pelabuhan Balohan Sabang Aceh Terus Melonjak, Pengelola Tingkatkan Layanan

Pemudik di pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang, Aceh. (Foto: dok BPKS)

Sabang, NU Online

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) terus mengoptimalkan pelayanan jasa kepelabuhanan selama periode arus balik Idulfitri 1447 H/2026 di Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang, Aceh.


Berdasarkan data per 24 Maret 2026 pukul 12.30 WIB, jumlah penumpang kapal Ro-Ro yang dilayani PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencapai 10.847 orang. Sementara itu, kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat sebanyak 3.140 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 872 unit. Adapun penumpang kapal cepat Express Bahari mencapai 6.793 orang.


Selama periode arus mudik, mobilisasi penumpang yang keluar dan masuk melalui Pelabuhan Balohan rata-rata mencapai lebih dari 5.200 orang per hari. Tingginya mobilitas ini menunjukkan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari raya sekaligus menjadi tantangan dalam menjaga kelancaran layanan.


Wakil Ketua PWNU Aceh yang juga Kepala BPKS, Tgk Iskandar Zulkarnaen, menegaskan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan.


“Seluruh unsur pelaksana BPKS di Pelabuhan Penyeberangan Balohan bersama operator kapal penyeberangan dan pemangku kepentingan lainnya berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).


Ia menyebut peningkatan jumlah penumpang pada periode ini merupakan hal yang wajar, mengingat tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung maupun berkunjung ke Sabang dalam rangka merayakan Idulfitri bersama keluarga.


“Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Tantangan dalam menjaga kelancaran pelayanan, dan peluang untuk mendorong sektor pariwisata serta perekonomian daerah,” katanya.


Dalam menghadapi lonjakan penumpang, BPKS melakukan berbagai langkah strategis, antara lain optimalisasi operasional pelabuhan, peningkatan koordinasi lintas instansi, serta penguatan pelayanan di titik-titik krusial seperti ruang tunggu penumpang dan proses embarkasi-debarkasi.


Tgk Iskandar juga menyampaikan apresiasi kepada para operator kapal yang telah mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, khususnya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator kapal Ro-Ro dan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur sebagai operator kapal cepat.


“Penambahan jadwal keberangkatan dari Sabang sangat membantu dalam mengurai kepadatan penumpang selama periode mudik,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam proses pelayanan.


“Kami menyadari masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan ke depan agar lebih optimal,” tambahnya.


Sementara itu, intelektual Nahdlatul Ulama Aceh yang juga mantan Wakil Sekretaris PW Ansor Aceh, Tgk Masrur, menilai kelancaran arus mudik tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.


“Pelayanan yang baik harus didukung oleh kedisiplinan masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar arus mudik berjalan lancar dan nyaman,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa momentum mudik Lebaran memiliki nilai sosial dan keagamaan yang penting, terutama dalam mempererat hubungan kekeluargaan.


“Silaturahmi adalah bagian penting dalam ajaran Islam. Momentum mudik ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan,” katanya.


BPKS berharap arus mudik Idulfitri 1447 H/2026 di Pelabuhan Penyeberangan Balohan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, serta memberikan pengalaman perjalanan yang baik bagi masyarakat.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang