Pamekasan, NU Online
Komitmen Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Ansor Galis Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk memerangi penyalahgunan narkoba, tak perlu diragukan lagi. Mereka menyatakan siap lahir batin untuk ikut memberantas peredaran barang haram tersebut.
Komitmen itu dikukuhkan dalam acara Talk Show dan Deklarasi Anti Narkoba di Pendopo Kecamatan Galis, Jumat (22/2).
Dalam teks deklarasi yang dibacakan oleh Ketua PC GP Ansor Pamekasan Syafiuddin tersebut, setidaknya disebutkan ada 5 langkah untuk memerangi Narkoba. Pertama, menyatakan haram hukumnya segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya. Hal ini sesuai dengan keputusan para ulama NU.
"Kedua, menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba," tegas Syafiuddin.
Ketiga, tambahnya, mendukung dan menghargai seluruh usaha pemerintah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi serta menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan segala akibat yang ditimbulkan.
Keempat, mendukung dan mendorong penegak hukum dan lembaga atau instansi untuk melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba dan semacamnya.
"Terakhir, menyatakan tidak pada narkoba," tukasnya. (Hairul Anam/Aryudi AR)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua