Bukber PCNU Banjar Kalsel Jalin Silaturahim, Perkuat Ukhwah
NU Online · Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:00 WIB
Ahmad Mursyidi
Kontributor
Banjar, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Sabtu (14/3/2026) sebagai momentum mempererat silaturahmi antar pengurus, badan otonom, dan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar, Nuryadi Baseri, menyampaikan bahwa PCNU Kabupaten Banjar memperoleh hibah sebesar Rp200 juta yang akan disalurkan kepada 20 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di wilayah Kabupaten Banjar.
Ia menjelaskan bahwa dana tersebut agar dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program organisasi di tingkat kecamatan.
“Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dan penguatan organisasi di masing-masing MWCNU,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa pada Sabtu–Ahad, 4–5 April 2026 mendatang akan diselenggarakan kegiatan Madrasah Bahtsul Masail yang merupakan kerja sama antara Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Banjar dengan LBM PBNU Jakarta. Kegiatan tersebut rencananya menghadirkan Ketua LBM PBNU, KH Mahbub Maafi, serta Sekretaris LBM PBNU, Nyai Hj Alai Nadjib.
“LBM ini adalah lembaga NU yang ahli dalam membaca dan mengkaji kitab kuning. Saya berharap setiap MWC dapat mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti kegiatan tersebut,” katanya.
Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Banjar, KH Muhammad Husein, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi.
Ia mengutip sabda Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj: Man ahabba an yubsatha lahu fi rizqihi wa yunsa’a lahu fi atsarihi fal yashil rahimah.
"Artinya,Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi," sebutnya.
Ia juga mengingatkan keutamaan menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan dengan ibadah, sebagaimana sabda Nabi Saw: Man qāma Ramaḍāna īmānan waḥtisāban ghufira lahu mā taqaddama min dzanbih. Artinya: “Barangsiapa yang melaksanakan ibadah pada malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Menurutnya, menghidupkan malam Ramadhan dapat dilakukan dengan berbagai ibadah seperti shalat tarawih, witir, tahajud, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan i’tikaf, terutama pada sepuluh malam terakhir untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan diharapkan semakin mempererat ukhuwah antar pengurus serta Nahdliyin di Kabupaten Banjar.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Hikmah Zakat Fitrah, Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah
2
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
3
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
4
Khutbah Jumat: Puasa, Al-Qur’an, dan 5 Ciri Orang Bertakwa
5
KPK Resmi Tahan Gus Yaqut atas Tuduhan Korupsi Kuota Haji
6
Khutbah Jumat: Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Terkini
Lihat Semua