Cara Ansor di Brebes Kembali Kokohkan Akidah Warga
NU Online Ā· Rabu, 10 November 2021 | 08:00 WIB
Muhamad Abror
Kontributor
Brebes,Ā NU Online
Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Prapag Kidul, Losari, Brebes, Jawa Tengah mengadakan konferensi ranting (Konferan) yang kedua pada Selasa (9/11/2021) kemarin. Sengaja lokasi acara yang dipilih adalah wilayah Prapag Kidul bagianĀ utaraĀ yang sudah disusupi kelompok bukan berpaham Ahlussunnah wal Jamaāah (Aswaja). Tujuannya agar wilayah tersebut kembali steril dari kelompok bepaham menyimpang.
āAlasan kami memilihi wilayah itu karena sudah mulai ada pergerakan kelompok berpaham non-Aswaja. Meskipun mereka masih bergerak secara sembunyi-sembunyi dan belum berdampak serius, tapi kami waspadai sejak dini,ā kara Ketua Ansor Prapag Kidul Robi Darwis kepada NU Online melalui sambungan telepon, pada Rabu (10/11/2021).
Dijelaskan Darwis, selama ini pihaknya telah banyak melakukan upaya untuk menguatkan akidah masyarakat setempat, khususnya Desa Prapag Kidul bagianĀ utara. Terutama dengan memperbanyak amaliah-amaliah NU seperti maulidan, tahlilan, ziarah kubur, dan lain sebagainya.
āKami juga mengundang penceramah untuk menyampaikan nilai-nilai Aswaja. Selain itu, pernah juga kami mengadakan pengajian kitab Hujjatu Ahlisunnah wal Jamaāah karya Hadratussyekh KH Hasyim Asyāari,ā imbuh pria yang kembali terpilih sebagai ketua Ansor desa Prapag Kidul ini.
Darwis menyayangkan, masih minimnya kalangan santri dan kader NU di Prapag Kidul bagianĀ utaraĀ juga menjadi salah satu faktor masyarakat kurang begitu mengenal NU. Berangkat dari itu, pihaknya terus menggandeng kader-kader muda Ansor dari wilayah setempat.
āSetelah beberapa upaya yang dilakukan Ansor, alhamdulillah masyarakat daerah itu mulai lebih mengenal dan dekat dengan NU. Kami sedang mengupayakan pembentukan Ansor khusus untuk wilayah bagianĀ utara. Sejauh ini soalnya baru wilayahĀ timur yang aktif,ā ujar Darwis.
Filosofi logo
Dalam konferensi ranting Gerakan Pemuda Ansor yang mengusung tema 'Mengokohkan Solidaritas dan Kaderisasi Berkelanjutan' ini juga membuat logo yang dibuat memiliki nilai filosofi tersendiri. Secara komponen, logo tersebut terdiri dari gambar angka dua, sayap dua bulu, peta, dan garis dalam peta.
Gambar angka dua menandakan konferensi ranting ini merupakan konferensi yang kedua. Gambar sayap dua bulu pada angka dua yang menyerupai sayap burung melambangkan kesiapan kader Ansor untuk terbang menghadapi tantangan dan rintangan. Gambar peta yang dimaksud adalah peta desa Prapag Kidul.
Gambar garis dalam peta memiliki makna pemerataan dalam segala aspek penjuru desa Prapag Kidul.
Dari segi warna, komposisi logo terdiri dari warna orange kemerahan dan hijau. Warna oranye kemerahan memiliki makna kehangatan dan semangat yang stabil untuk menghadapi segala macam tantangan organisasi. Sementara warna hijau memiliki makna hidup, kesegaran, kesuburan dan harapan agar GP Ansor Prapag Kidul tumbuh subur serta melahirkan tunas muda berdedikasi tinggi.
āDengan filosofi seperti itu, semoga menjadi organisasi yang diisi oleh pemuda-pemuda solid, aktif, dan progresif,ā pungkas Darwis.
Kontributor: Muhamad Abror
Editor: Syamsul ArifinĀ
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua