Deklarasikan Antikorupsi, Ketua PWNU Jatim Minta Nahdliyin Jadi Teladan
NU Online · Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:40 WIB
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar memimpin deklarasi antikorupsi, Kamis (11/8/2022) malam Foto: (PWNU Jatim)
A. Syamsul Arifin
Penulis
Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan sejumlah perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur mendeklarasikan antikorupsi pada Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH Hasyim Wahid (Gus Im), Kamis (11/8/2022) malam di aula KH M Hasyim Asy'ari kantor PWNU setempat.
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar yang memimpin deklarasi itu menyatakan bahwa para ulama, santri, dan Nahdliyin harus menjadi teladan dan penjaga moral melalui pendekatan nilai-nilai dan perilaku antikorupsi.
"Kami warga NU Jawa Timur meyakini bahwa korupsi bukan budaya bangsa," katanya.
KH Marzuqi Mustamar menegaskan bahwa korupsi kejahatan besar karena merampas hak-hak rakyat untuk hidup sejahtera. Korupsi juga mengakibatkan rakyat sengsara.
"Korupsi haram menurut ajaran agama Islam. Sekali lagi kami warga NU Jawa Timur bertekad membebaskan Indonesia dari korupsi untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera," ungkapnya.
Warga NU, lanjutnya, baik di struktural maupun Nahdliyin di luar struktural, harus senantiasa mencerminkan pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi.
"Kami warga NU Jawa Timur Jawa Timur menyatakan bertekad untuk memegang teguh prinsip dan budaya antikorupsi, menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi dalam hidup dalam bersikap dan berperilaku sehari-hari, baik sebagai pribadi, maupun pengurus organisasi," tegasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur ini menegaskan, selain warga NU harus menjadi teladan dari tindakan antikorupsi, juga harus menyebarkan nilai-nilai antikorupsi kepada generasi muda sebagai penerus bangsa di masa yang akan datang.
"(Harus) menciptakan generasi muda NU yang antikorupsi. Kami juga mengutuk segala bentuk perilaku korupsi," terangnya.
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
4
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
5
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua