Gelar Pelatihan Kader, Ansor Diingatkan Waspada Islam Radikal
NU Online · Kamis, 5 Februari 2015 | 01:30 WIB
Purworejo, NU Online
Sebanyak 130 pemuda kader Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo mengadakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Pondok Pesantren Al Fahham Kelurahan Baledono Kecamatan/ Kabupaten Purworejo, Rabu (4/2) kemarin.<>
Hadir dalam upacara pembukaan kegiatan tersebut, Forum Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Purworejo serta pengurus Nahdlatul Ulama dan badan otonom di bawah NU.
Ketua PC Ansor Purworejo, KH Muhamad Haekal SPd I dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan pelatihan kader ini dilaksanakan guna memberikan bekal terhadap para pengurus baru PC Ansor periode 2015-2019 mendatang.
"Dalam pelatihan ini kami mengundang fasilitator dari PW Ansor Jawa Tengah. Beberapa materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah berkaitan tentang sejarah, kebangsaan, ideologi Aswaja, geneologi politik global," tandasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, saat ini salah satu pesoalan yang cukup mengancam NKRI adalah gerakan radikalisme. Gerakan tersebut mengatasnamakan Islam padahal yang diperjuangkan dan cara yang digunakan tidak sesuai dengan ajaran Islam.
"Hal inilah yang musti diantisipasi bersama agar wilayah Purworejo bebas dari ancaman gerakan Islam radikal. Kegiatan ini adalah salah satu langkah nyata dari GP Ansor untuk melawan gerakan radikalisme itu," katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyampaikan bahwa PKD merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia GP Ansor, guna mengemban tugas yang penting dan mulia. Yaitu mengawal ajaran ahli sunnah wal jamaah (aswaja) dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indoensia.
“Untuk menjalankan tugas tersebut, diperlukan pengenalan dan pendalaman mengenai aswaja serta wawasan kebangsaan,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Purworejo mengharapkan agar GP Ansor bersama komponen masyarakat yang lain untuk peduli lingkungan dalam artian luas. “Tidak hanya peduli terhadap eksistensi organisasi namun juga mampu untuk berperan serta terhadap kondisi masyarakat dan Pemerintahan,” tandasnya.
Dikatakan bahwa GP Ansor Kabupaten Purworejo dapat lebih maju karena memiliki sumber daya yang heterogen dari berbagai macam profesi. "Ini menjadi modal yang sangat bagus sekali agar organisasi ini akan berkembang dan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat Purworejo," kata Mahsun yang juga mantan pengurus Ansor ini. (Lukman Hakim/Anam)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua