GP Ansor Sorong Berkomitmen Terus Jaga Kerukunan Umat Beragama di Papua
NU Online · Kamis, 7 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Sorong, NU Online
Dalam upaya memperkuat semangat kerukunan antarumat beragama, GP Ansor Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat turut berpartisipasi dalam program siaran Dialog Kita Indonesia yang diselenggarakan oleh RRI Pro 1 Sorong FM 102.6, dengan topik Berperan untuk Kelancaran Ibadah Sesama.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 16.00–17.00 WIT ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh pemuda lintas agama seperti Robby Punuh dan Jumah Batukanang, serta dipandu oleh host Prameswara. Dialog ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube RRI Sorong dan membuka partisipasi interaktif melalui sambungan telepon.
GP Ansor Sorong menyampaikan bahwa kelancaran ibadah bukan hanya urusan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab sosial bersama. Ketua GP Ansor Sorong, Jumah, menegaskan bahwa menjaga ruang ibadah yang aman dan damai adalah bagian dari pengamalan nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.
“Kami percaya bahwa toleransi bukan sekadar sikap pasif, tapi tindakan aktif untuk memastikan setiap orang dapat menjalankan keyakinannya tanpa gangguan. Ini adalah wujud cinta tanah air yang sesungguhnya,” ujar Jumah.
Dialog ini juga menjadi momentum reflektif menjelang 80 tahun kemerdekaan Indonesia, di mana GP Ansor mengajak generasi muda untuk menolak intoleransi dalam bentuk apa pun, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
GP Ansor Sorong turut mengangkat pesan moral dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang dikenal sebagai Bapak Pluralisme Indonesia. Gus Dur menekankan bahwa persatuan hanya bisa dibangun di atas keadilan dan penghormatan terhadap perbedaan.
“Indonesia bukan milik satu golongan, satu agama, satu suku, atau satu ras. Indonesia adalah milik semua orang yang merasa dirinya orang Indonesia,” kutip GP Ansor dari pesan Gus Dur.
Melalui partisipasi dalam dialog ini, GP Ansor Sorong berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas iman dan mendorong masyarakat untuk aktif berperan dalam menciptakan suasana ibadah yang harmonis, aman, dan saling menghormati.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua