Guru yang Baik Harus Berani dan Pantang Menyerah
NU Online · Ahad, 25 Oktober 2020 | 22:00 WIB
Masri Zaen
Kontributor
Sukoharjo, NU Online
Tidak mudah menjadi seorang pendidik atau guru bagi murid-muridnya di lembaga pendidikan, terlebih lembaga pendidikan milik Nahdlatul Ulama. Jika sudah berkhidmah ke NU ya harus mampu menjadi pejuang yang tangguh tidak mudah menyerah dan terus belajar untuk menjadi patriot yang unggul.
Dengan penuh kesahajaan, motivasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jateng Musta’in Ahmad dalam kegiatan pembinaan para guru madrasah mulai dari RA, MI, MTs Ma'arif se-Kabupaten Sukoharjo di MI Walisongo Kalangan Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo bertepatan dengan Hari Santri 22 Oktober 2020.
Dalam paparannya, pihaknya mengaku di hadapan para guru tersebut bahwa di madrasahlah dirinya mendapatkan karakter unggul sebagai patriot, pejuang yang tanggguh, dan pantang menyerah.
"Para Guru madrasah agar terus berusaha, mencoba untuk terus meningkatkan kualitas, berbuat yang terbaik, dan tebarkan energi positif dalam kondisi apapun," pesannya.
Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Sukoharjo Hafidhah mengatakan, kegiatan yang dikemas dalam bentuk pembinaan guru madrasah ini sekaligus sebagai peringatan Hari Santri 22 Oktober 2020 yang diperingati secara serentak di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada guru guru Ma'arif di Sukoharjo, kepada semuanya yang telah hadir bersama-sama dalam kegiatan pembinaan ini dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam membangun pendidikan NU di Sukoharjo ini," jelasnya kepada NU Online, Sabtu (234/10).
Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sukoharjo, Haris Istaghfana mengatakan, pentingnya untuk membangun sebuah tim para guru guru NU yang efektif dan solid agar tujuan yang hendak dicapai sesuai target yang di inginkan.
"Melihat potensi para guru-guru NU di Sukoharjo ini sangat luar biasa semuanya ada dan serba bisa tergantung bagaimana menata agar tetap kompak dan bersama," ungkapnya.
"Mari tunjukkan kemampuan kita setelah kegiatan pembinaan para guru ini akan mendapatkan sesuatu yang kita bawa dan kita lakukan untuk menjadi lebih baik dan terbaik," harapnya.
Kontributor: Masri Zaini
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui Kurban
4
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
5
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
6
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
Terkini
Lihat Semua