Harlah, IPPNU Kaliwungu Berdayakan Ranting dengan Ketrampilan
NU Online · Senin, 4 Maret 2013 | 03:01 WIB
Kendal, NU Online
Memperingati hari lahir IPPNU ke-58, Pimpinan Anak Cabang IPPNU Kaliwungu, Kendal, menghelat pelatihan ketrampilan bertajuk Safari Handycraft.<>
Safari Handycraft digelar secara bergilir sepanjang bulan Maret di seluruh ranting dan komisariat di Kaliwungu, dimulai pada tanggal 1 Maret lalu dan berakhir pada tanggal 31 Maret mendatang.
Pelatihan ketrampilan yang diberikan pada helatan Safari Handycraft meliputi pembuatan bros dari sisa kain perca dan kertas daur ulang, pembuatan baki lamaran, serta aksesoris lainnya.
PAC IPPNU Kaliwungu sendiri menaungi sembilan ranting dan sembilan komisariat, baik komisariat sekolah maupun komisariat pesantren.
“Sudah bukan saatnya kita fokus pada pengaderan berbasis kuantitas, tapi yang lebih penting justru bagaimana menciptakan kader berkualitas, inilah yang sedang kita galakkan melalui Safari Handycraft ini, pelajar putri Nahdlatul Ulama harus mandiri dalam berkarya,” ujar Nur Isnaeni, ketua panitia Safari Handycraft, ketika dihubungi pertelepon, Ahad (3/3) pagi.
Helatan safari handycraft tersebut, lanjutnya, juga merupakan agenda pra-konferensi anak cabang XXV IPPNU Kaliwungu. Rencananya, konferancab akan digelar pertengahan April mendatang bersamaan dengan Rapat Anggota lima Ranting IPNU-IPPNU yang telah habis masa khidmatnya, kelima ranting itu adalah Ranting Kutoharjo, Mororejo, Sarirejo, Karangtengah, dan Kumpulrejo.
Sementara ditemui di lain kesempatan, Nur Azizah, ketua ranting IPPNU Kutoharjo mengaku sangat antusias dalam menyambut program Safari Handycraft.
“Kami membutuhkan latihan-latihan seperti ini sebagai bentuk pemberdayaan dan pengembangan di ranting. Semoga momen harlah dan prakonferancab yang dikemas dalam bentuk pelatihan ketrampilan ini menjadi warisan yang baik bagi ranting dan kader IPPNU mendatang,” tuturnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Amalia Ulfah
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Khutbah Jumat: Jangan Hanya Meminta Hujan, Rawat Juga Alam
Terkini
Lihat Semua