Pekalongan, NU Online
Diantara hikmah orang berpuasa, yakni melatih hawa nafsu kita agar dapat dikendalikan. Hal tersebut akan menjadi tantangan berat, sebab nafsu diibaratkan seperti anak kecil yang menyenangkan.
<>
“Nafsu itu seperti anak kecil, tawa tangisnya bahkan pipisnya menyenangkan,” terang Rais A’am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (Jatman), Habib Muhammad Luthfi Ali bin Yahya, Sabtu (2/5) malam lalu, di Pesantren Nahjul Hidayah Capgawen Utara, Kedungwuni Timur, Kab. Pekalongan.
Dia juga mengajak kepada ribuan jamaah yang hadir, untuk mensyukuri dan mempersiapkan sebaik mungkin kedatangan bulan Ramadlan, yang sudah di ambang mata.
Dalam momentum Akhirussanah Pesantren yang diasuh KH Izzurohman Khozin tersebut, Habib Luthfi juga menyinggung tentang adab murid terhadap guru. Menurutnya bagaimana seorang murid dapat mendapat ilmu yang bermanfaat, kalau ia melupakan gurunya.
“Terkadang kita keluar kampung untuk pesantren atau kuliah, akan tetapi setelah pulang ke kampung kita melupakan guru yang mengajar alif ba ta dan pasolatan. Kita lupa dengan guru SR (sekarang SD). Bagaimana bisa manfaat ilmu kita?”
Manurut Habib Luthfi, termasuk sesuatu yang ajaib apabila ada seorang murid yang menyebut, itu bekas guruku. Selamanya para kiai dan guru harus tetap kita hormati. Hal tersebut, menurutnya juga dapat ditarik pada konteks nasionalime dan cinta kepada Nabi.
“Silahkan, mengagumi kemodernan atau tokoh bangsa lain, tapi jangan lupa akan kebesaran tokoh bangsa ini,” tandasnya.
Di akhir ceramah, Habib Luthfi bersama jamaah melantunkan lagu ‘Cinta Indonesia’, diiringi tabuhan rebana. Merah putih melekat di dada/ Disinari pancaran imannya/ Di manapun ia berada/ tetap cinta Indonesia//
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
Terkini
Lihat Semua