Hilal Awal Ramadhan 1446 H Tidak Terlihat di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Jakarta
NU Online · Jumat, 28 Februari 2025 | 19:15 WIB
Konferensi pers PWNU Jakarta usai melakukan rukuatul hilal di Masjid KH Hasyim Asyari, Jakarta, pada Jumat (28/2/2025). (Foto: NU Online/Fathur)
M Fathur Rohman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta KH Samsul Ma’arif menyampaikan bahwa hilal awal Ramadhan 1446 H tidak terlihat di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (28/2/2025).
Ia menegaskan bahwa hasil dari pemantauan Tim Falakiyah PWNU Jakarta tidak melihat hilal, yang kemudian hasil dari rukyatul hilal akan disampaikan ke PBNU.
"Jadi apakah besok itu puasa atau tidak, kita tetap menunggu sidang isbat Kementerian Agama. Demikian pengumuman dari kami, kami selaku ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Jakarta," jelasnya.
Sementara itu, Ketua LFNU Jakarta KH Abdul Holik mengatakan bahwa ada dua kendala dalam rukyatul hilal di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Jakarta. Pertama, data hisab yang belum memenuhi kriteria.
"Memang ada dua kendala sehingga kami tidak bisa atau tidak berhasil melihat hilang. Pertama, memang data hisab yang ada di Jakarta ini belum memenuhi kriteria," imbuhnya.
Kemudian faktor kedua adalah karena kondisi alam yang tidak memadai karena awan tebal sehingga teleskop kesulitan untuk menembus awan
"Faktor kedua, kondisi alam. Di sekitar Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari ini ketika ghurub di jam 18.12, kondisinya awan tebal, sehingga teleskop secanggih apa pun kelihatannya susah untuk menembus awan," pungkasnya.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua