Daerah

Hujan Lebat dan Angin Kencang Tumbangkan Pepohonan di Banyumas, Waspada Cuaca Ekstrem 5-7 Maret 2026

NU Online  ·  Kamis, 5 Maret 2026 | 13:30 WIB

Hujan Lebat dan Angin Kencang Tumbangkan Pepohonan di Banyumas, Waspada Cuaca Ekstrem 5-7 Maret 2026

Warung sate milik warga Desa Samudra, Gumelar Banyumas Jateng, rusak parah tertimpa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem pada Rabu (4/3/2026). (Foto: dok warga)

Jakarta, NU Online

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (4/3/2026) sore.


Meski berlangsung kurang dari satu jam, peristiwa tersebut menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang. Di Desa Samudra, sebuah pohon besar menimpa warung sate milik warga. Arus kendaraan sempat terhenti karena reruntuhan dahan pohon menghalangi jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.


Akibat angin kencang dan pepohonan tumbang, beberapa desa di Kecamatan Gumelar mengalami pemadaman listrik dan gangguan sinyal internet. Pengamatan NU Online pada Kamis (5/3/2026) pagi menunjukkan sejumlah warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa pohon tumbang di beberapa titik, khususnya dari arah Desa Samudra menuju pusat Kecamatan Gumelar.


Aliran listrik dan sinyal komunikasi berangsur pulih pada Kamis tengah malam. Namun, hingga berita ini diturunkan, sebagian jaringan listrik menuju Desa Samudra masih dalam tahap perbaikan.


Situasi tersebut selaras dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem pada 4 Maret 2026, yang menyebutkan wilayah Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang.


Waspada Cuaca Ekstrem 5-7 Maret

BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode Kamis-Sabtu, 5-7 Maret 2026. Sejumlah provinsi berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang selama tiga hari berturut-turut.


Berdasarkan prakiraan BMKG, kawasan Pulau Jawa, Bali-Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua berpotensi mengalami hujan dengan intensitas signifikan yang dapat memicu banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.


Di Pulau Jawa, wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, serta Daerah Istimewa Yogyakarta diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, terutama pada 5 dan 6 Maret. Bahkan, beberapa daerah berpotensi disertai angin kencang secara berulang hingga 7 Maret.


Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah timur Indonesia. Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang hampir sepanjang periode tersebut.


Sementara itu, wilayah Sumatera seperti Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung berpotensi diguyur hujan lebat pada awal periode, dengan intensitas yang cenderung menurun menjadi sedang-lebat pada hari berikutnya. Adapun Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan sedang-lebat secara konsisten.


Di Kalimantan, potensi hujan sedang-lebat terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, serta Kalimantan Utara. Beberapa di antaranya berpotensi disertai angin kencang, khususnya pada 5 dan 6 Maret.


Wilayah Sulawesi dan Maluku juga tak luput dari potensi cuaca ekstrem. Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara diprakirakan mengalami hujan sedang-lebat, sebagian disertai angin kencang. Sementara Maluku dan Maluku Utara berpotensi hujan sedang hingga lebat.


Adapun di wilayah Papua, hujan sedang-lebat berpotensi terjadi di Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah.


BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, tanah longsor di wilayah perbukitan, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Masyarakat juga diingatkan untuk memantau informasi resmi dan pembaruan cuaca secara berkala.


Dengan sebaran potensi cuaca ekstrem yang cukup luas ini, masyarakat di berbagai daerah diharapkan menyiapkan langkah antisipatif guna meminimalkan risiko kerugian dan menjaga keselamatan.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang