Jam'iyyah Nahdlatul Ulama adalah ormas keagamaan yang didirikan oleh para ulama dengan sanad atau silsilah keilmuan yang tersambung sampai dengan Rasulullah SAW. Sanad keilmuan merupakan hal yang sangat penting dimiliki seseorang untuk menegaskan bahwa ilmu yang dimilikinya benar, bukan berasal dari guru atau sumber yang tidak jelas.
"Kekuatan NU adalah kekuatan sanad. Termasuk Burdah yang kita baca sekarang ini. Burdah ini memiliki sanad dari Habib Zaenal Abidin, Habib Neon dan Habib Gresik," kata ustad Zaki Mubarok pada acara Ijazahan Burdah Qusyairiyyah di Mushalla Al-Inayah, Jatibarang, Indramayu, Kamis (30/5).
Pria yang pernah menjadi pengurus Lembaga Dakwah NU Indramayu ini menambahkan bahwa kegiatan ijazahan tersebut merupakan salah satu upaya untuk melanjutkan sanad keilmuan sekaligus untuk mengikat dan memperkuat jam'iyyah Nahdlatul Ulama.
"Ini akan mengikat dan memperkuat semangat warga NU di Jatibarang, Indramayu," tegasnya pada acara yang dihadiri para kader penggerak NU di daerah tersebut.
Sementara Habib Zaenal Abidin As-Segaf yang memimpin acara sekaligus mu'jiz (pemberi ijazah) mengatakan, hikmah yang dapat dipetik dari acara tersebut adalah tradisi lisan yang menjelaskan perilaku baik dari para kiai. Hal ini lanjutnya, patut dilestarikan sebagai bentuk takdzim kepada kiai.
"Jadikan jam’iyyah Burdah ini sebagai pengikat dan penguat perjuangan anak-anak muda NU. Dari jam’iyah ini saya berharap besar lahir generasi penerus muda NU yang berakhlak, berilmu dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Indramayu," harap Habib Zaenal.
Apalagi tambahnya, kegiatan ijazahan tersebut dilaksanakan di malam Jum’at akhir bulan suci Ramadhan yang merupakan momentum baik untuk bermunajat bersama.
Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan ini juga merupakan waktu yang spesial karena ada satu malam yang lebih mulia dari seribu bulan yakni malam lailatul qadar. Pada malam tersebut segala amaliah ibadah yang dilakukan akan mendapatkan balasan pahala berlipat.
Ia berharap acara ijazah tersebut akan mendapatkan keberkahan berlipat layaknya ibadah yang dilaksanakan pada malam lailatul qadar. Selain kader penggerak NU, segenap warga NU daerah tersebut juga ikut hadir. (Dede Wahyudin/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua