Sumenep, NU Online
Kerja sama yang kuat antar pengurus merupakan harga mati dalam sebuah organisasi. Demikian pula di kepengurusan IPNU-IPPNU Kadur. Program kerja yang disusun secara ideal, tentu hanya akan menjadi mimpi tanpa realisasi bila pengurus kurang solid. Sehingga, penting kiranya diadakan konsolidasi.
Ketua PAC IPNU Kadur, Faisol Ansori menyampaikan hal itu pada rapat konsolidasi pengurus di kantor MWC NU Kadur, Pamekasan, Ahad (2/10) siang. Rapat ini dihadiri oleh 12 PAC IPPNU dan 10 IPNU Kadur.
<>
Latar belakang diadakannya rapat konsolidasi itu ialah kurang aktifnya beberapa pengurus IPNU-IPPNU Kadur. Atas dasar kekurangaktivan itulah beberapa bulan sebelumnya diadakan perombakan pengurus.
“Yang tidak bisa diharapkan lagi kinerjanya, dengan berat hati kami ‘istirahatkan’ dari amanah kepengurusan dan menggantinya dengan pengurus baru. Ini dilakukan demi perbaikan organisasi kita ke depan. IPNU-IPPNU Kadur sudah lama mati suri, dan kitalah yang harus membangun kembali dengan semangat yang tinggi,” ujar ketua IPPNU Kadur, Heliyatul Mukarramah.
Pertemuan itu diawali dengan ta’aaruf antar-pengurus. Dengan harapan, pengurus lama bisa membangun erat ikatan emosional dengan pengurus yang baru. “Kita rapatkan barisan agar dalam merealisasikan program kerja tidak tertatih-tatih,” kata Sekretaris IPPNU Kadur, Beti, agak filosofis.
Selain rapat konsolidasi, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk menyegarkan program kerja yang telah dirampungkan pada tanggal 7 Agustus lalu.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontibutor: Hairul Anam
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua