IPNU-IPPNU Komisariat MTs HM Gelar Pesantren Ramadhan
NU Online · Sabtu, 11 Agustus 2012 | 00:34 WIB
Blora, NU Online
Sebelum memasuki libur akhir Ramadhan dan perayaan ldul Fitri 1433 H, IPNU-IPPNU Komisariat MTs Himmatul Mualimin (HM) Klopoduwur, Banjarejo, Blora, Jawa Tengah, menggelar Pesantren Ramadhan. Kegiatan Pesantren Ramadhan digelar dari 9 sampai 11 Agustus 2012. Sedangkan tempat pelaksanaannya di masjid setempat.
<>
”Hari ini (Sabtu) merupakan hari terakhir kegiatan Pesantren Ramadhan,” ujar Ketua IPNU Komisariat MTs Himmatul Mualimin, Muhamad Amin Rais.
Menurutnya, ada sejumlah metari yang disampaikan selama kegiatan Pesantren Ramadhan berlangsung. Seperti memperdalam ibadah mahdhoh, akidah, al-Qur’an, hadits dan akhlak serta beberapa materi praktis lainnya.
Untuk materi praktis, disampaikan materi akhlak bertamu, akhlak menyambut tamu, akhlak menjamu tamu dan cara menyambut Idul Fitri. Materi praktis ini dianggap penting untuk disampaikan, karena masih banyak anggota IPNU-IPPNU yang keliru dalam menyambut Idul Fitri. Sehingga dengan cara itu, mereka akan merayakan lebaran sesuai tuntunan agama.
Sementara itu, Pembina IPNU-IPPNU komisariat MTs HM, Sholihin Hasan menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada pengurus IPNU-IPPNU yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan. Karena itu, kegiatan semacam itu akan berdampak positif bagi pembentukan karakter mereka.
”Ke depan, kegiatan semacam ini bisa terus ditingkatkan,” ungkap Sholihin Hasan, yang juga alumnus Magister Pendidikan Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) Surakarta.
Pesantren Ramadahan tersebut menjadi kegiatan penutup pada proses pembelajaran selama Ramadahan. Pasalnya, mulai 12 hingga 26 Agustus, seluruh siswa MTs Himmatul Mualimin akan memasuki masa libur akhir Ramadhan dan idul fitri.
”Kami berharap, waktu liburan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan ibadah puasa serta bersilaturrahmi di hari raya lebaran nanti,” tambahnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua