Grobogan, NU Online
Berbagai musibah telah menimpa bumi pertiwi, diantaranya banjir di Jakarta dan banyak daerah lainnya, serta meletusnya gunung Sinabung dan Kelud seharusnya bisa menjadi alarm atau pengingat bagi manusia supaya lebih mendekat kepada Dzat yang menguasai alam semesta.<>
Demikian penuturan Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan, KH Umar Ali Mahsun kepada NU Online saat bersilaturrahim di kediamannya Selo, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (10/3).
Pengasuh Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar ini mengatakan bahwa turunnya musibah tersebut disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. “manusia saja marah apabila privasinya diganggu, apalagi dengan alam ini,” ilustrasi kiasan Kiai Umar.
Musibah atau bencana , lanjut Kiai Umar, seharusnya tak hanya mengundang empati dalam segi materiil saja, namun juga empati dalam hal spiritual.
“Bantuan materiil dari berbagai komunitas dan organisasi telah banyak tersalurkan. Namun, terkadang kita lupa menyalurkan bantuan spiritual,”terangnya.
“Kita telah banyak diangatkan oleh Allah lewat bencana yang turun, namun kita tidak sering lupa, diilekno tapi nggak ileng-ileng,”pungkas Kiai Umar. (Asnawi Lathif/Anam)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
3
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
4
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
5
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
6
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua