Jatman Syu’biyah Majalengka Gelar Safari Manaqib Ke-14
NU Online · Jumat, 24 Oktober 2014 | 01:03 WIB
Majalengka, NU Online
Rais ‘Aam Idarah ‘Aaliyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh NU An-Nahdliyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, pada Muktamar di Malang, menintruksikan memasyarakatkan thariqah dan menthariqahkan masyarakat.
<>
Untuk melaksakan intruksi itu, Pengurus Idarah Syu’biyyah Majalengka menggelar Rangkaian Safari Manaqib Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah di tiap kecamatan. Kegiatan tersebut digelar Selasa malam terakhir bulan kedua.
Safari manaqib ke-14 digelar di PondokPesantren Asasul Huda, Ranji Wetan, kecamatan Kasokandel, Selasa malam (21/10). Kegiatan tersebut disertakan dengan menyambut tahun baru 1436 Hijriyah.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, Shalawat Thariqah, hadharah, taushiyah, dan di akhir dengan pembacaan manaqib dan istightsah serta doa.
Hadlarah dan taushiah dipimpin dan disampaikan DR. KH. Ahmad Syarkosi Subki. Ia adalah Pengasuh Pesantren Mansya’ul Huda sekaligus Rois Jatman Idarh Wustho Jawa Barat dan anggota Majelis Ifta Jatman Idarah ‘Aaliyah. Sedangkan manaqib dan istighotsah dipimpin oleh Mudir Al-Mukarom KH Abdul Rosyid.
Dalam taushiahnya, Kiai Sarkosi menjelaskan akan pentingnya berthariqah, khususnya bagi nahdliyyin dan umat Islam pada umumnya.
Karena berthariqah, menurutnya, adalah mengamalkan ilmu, wirid, shalawat, dan zikir sesuai dengan tuntunan dan tata cara yang diajakarkan oleh Rasululullah Saw, para sahabat, tabi’in, dan para ulama dengan sanad dan ijazah yang jelas.
Ia menjelaskan, orang yang berthariqah tidak bisa sembarangan mengamalakan ilmunya, wirid dan sebagainya tanpa ada tuntunan dan bimbingan dari seorang guru atau mursyid.
Acara yang dimulai jam 20.00 wib dan berakhir jam 23.30 ini diikuti selain diikuti jamaah juga dihadiri para ulama, Pengurus Idarah Syu’biyah Jatman Majalengka, PCNU, Banom, dan Muspida Majalengka serta Muspika kecamatan Kasokandel.
Dalam acara tersebut juga dilangsungkan pelantikan dan baiat Pengurus Ghusniah (Pengurus Kecamatan) Jatman kecamatan Kasokandel. (Atep ZM/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua