Kabut Asap Melanda, GP Ansor Kotawaringin Barat Shalat Istisqa
NU Online · Senin, 14 September 2015 | 04:00 WIB
Kotawaringin Barat, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kotawaringin Barat menyelenggarakan sembahyang memohon turun hujan atau shalat istisqa di lapangan Tarmili kota Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Ahad (13/9), menyusul bencana kabut asap dan yang melanda masyarakat Kotawaringin Barat akibat pembakaran lahan. Sebagian wilayah Kotawaringin juga mengalami kekeringan.
<>
Shalat Istisqa dipimpin Rais Syuriah PCNU Kobar KH Muh Chabib, sementara Habib Muh Basyaiban menjadi khotib dalam pelaksanaan shalat istisqa yang dihadiri sekitar 800 jamaah ini. Jamaah terdiri dari ulama, pejabat dan juga masyarakat di wilayah Pangkalan Bun.
"Dua minggu terakhir Pangkalan Bun penuh dengan kabut asap, tentu ini sangat membahayakan dan kita berdoa dan ikhtiar agar Allah subhanahu wata’ala menurunkan rahmatnya yaitu hujan," ujar Ketua GP Ansor Kobar Abdul Sahel.
Sementara itu Plt. Bupati Kabupaten Kobar Bambang Purwanto menilai ini merupakan upaya spiritual yang bisa diharapkan. Pemerintah berjanji akan tegas terhadap sejumlah pihak yang memicu musibah ini.
"Semoga masyarakat mematuhi edaran dari pemerintah perihal pembakaran lahan. Kami akan menindak secara hukum bagi pelaku pembakaran lahan dan kami sudah memhon kepada BPBD Kalteng untuk dikirim helikopper air," kata Bambang yang didampingi Dandim dan juga para ulama, pejabat dan juga masyarakat Pangkalan Bun.
Acara ini ditutup dengan shalat gaib bagi jamaah haji yang menjadi korban jatiuhnya crane jumat lalu. (Zainal Arifin/Mahbib)
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua