Kajian Kitab "Sulam Safina" Bergilir Tiap Ranting
NU Online · Senin, 11 Februari 2013 | 23:42 WIB
Probolinggo, NU Online
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo secara rutin tiap sebulan sekali menggelar kajian kitab Sulam Safina di tiap-tiap ranting NU. Kegiatan tersebut diikuti para pengurus NU, lembaga, lajnah dan badan otonom di masing-masing ranting NU.<>
”Kajian kitab Sulam Safina ini kita laksanakan di tiap-tiap ranting NU secara bergantian dan diikuti oleh segenap pengurus. Setiap pertemuan, pesertanya selalu bertambah dan hingga kini sudah mencapai seratusan lebih,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWCNU Kraksaan Moch. Siddiq Hasan kepada NU Online, Senin (11/2).
Dikatakan Hasan, tidak hanya sekedar memberikan kajian saja, tetapi dalam kesempatan tersebut juga dilakukan tanya jawab dan diskusi yang berkaitan dengan tema yang sedang dibahas dalam kitab tersebut. Sementara penyaji dalam kajian ini berasal dari pengurus Syuriah MWCNU Kraksaan.
“Kajian kitab Sulam Safina ini digelar dengan tujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada pengurus ranting dan segenap warga Nahdliyin terutama mengenai tata cara sholat dan ibadah-ibadah lain sesuai dengan Ahlussunnah wal jamaah,” jelasnya.
Menurut Hasan, kajian kitab Sulam Safina ini digelar disela-sela kegiatan Turba (turun ke bawah) yang digelar MWCNU Kraksaan. Sehingga tidak hanya sekedar turba dan menyerap aspirasi warga Nahdliyin saja, tetapi juga bisa menularkan ilmu kepada segenap warga Nahdliyin di masing-masing ranting.
“Melalui kegiatan kajian kitab Sulam Safina ini paling tidak warga Nahdliyin bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal jamaah an Nahdliyah,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
Terkini
Lihat Semua