Keceriaan Santri Aceh Tamiang Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari NU Peduli
NU Online · Jumat, 6 Maret 2026 | 17:30 WIB
Tim NU Peduli salurkan bantuan perlengkapan sekolah di Dayah Qur'an Tahfidz Syuhada Gampong Bundar, Kec. Karang Baru Aceh Tamiang, Jumat (6/3/2026). (Foto: NU Online/Suci Amaliyah)
Suci Amaliyah
Kontributor
Aceh Tamiang, NU Online
Keceriaan tampak di wajah para santri saat menerima bantuan perlengkapan sekolah dari tim peduli NU Care-LAZISNU PBNU di Dayah Qur'an Tahfidz Syuhada Gampong Bundar, Kec. Karang Baru Aceh Tamiang, Jumat (6/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada puluhan santri yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu. Sebanyak 40 paket perlengkapan sekolah dibagikan kepada para santri.
Setiap paket berisi tas sekolah, satu paket buku tulis, pensil, pulpen, buku mewarnai, serta pensil warna. Bantuan ini berasal dari program Shopee Barokah.
Salah satu penerima manfaat, Aqila Aini, siswa kelas 3 SMP IT Syuhada menceritakan pengalaman saat banjir melanda pesantren mereka.
Menurutnya, kejadian itu terjadi pada malam hari saat para santri sedang tidur. "Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB. Kami sedang tidur, lalu dibangunkan teman dan disuruh beres-beres kamar. Paginya air sudah setinggi pinggang dan pesantren terendam banjir,” ujar Aini.
Para santri kemudian dievakuasi ke Masjid Syuhada sebelum akhirnya dijemput oleh orang tua masing-masing dan dipulangkan sementara waktu.
Meski sempat mengalami kepanikan dan kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir, Aini mengaku sangat senang menerima bantuan tersebut.
"Senang sekali dapat tas baru. Alat-alat sekolah ini bisa dipakai lagi untuk belajar sebentar lagi,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur Shoppe Barokah yang telah membantu para santri yang terdampak banjir.
"Semua perlengkapan sekolah kami tenggelam terkena banjir. Jadi terima kasih untuk LAZISNU dan Shopee Barokah yang sudah membantu,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Damar, siswa kelas 3 SMP IT Syuhada. Ia berharap bantuan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan juga dapat terus mengalir bagi para santri dan warga yang terdampak.
"Terima kasih kepada Lazisnu yang sudah membantu. Semoga para donatur mendapat pahala yang besar,” ujarnya.
Terpopuler
1
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
2
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
3
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Urutan Bulan Haram, Mana yang Pertama?
4
Sejumlah Pemberitaan Wafat KH A Wahid Hasyim di Media Massa
5
118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
6
Gus Yahya Pilih Jaga Jarak atas Kasus Gus Yaqut, Tak Libatkan NU dalam Urusan Keluarga
Terkini
Lihat Semua