Daerah

Kemenag Tingkatkan Mutu Madrasah dengan Lembaga Australia

NU Online  ·  Kamis, 20 September 2018 | 15:15 WIB

Sidoarjo, NU Online
Demi meningkatkan mutu madrasah, Kementerian Agama menjalin kerja sama dengan Technical Assistance for Education System Strengthening (TASS) Australia. Melalui kerja sama ini, diharapkan madrasah swasta dapat berkembang dan berkualitas.

Direktur TASS Joanne Dowling menyatakan, guru madrasah swasta jarang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberikan program pendidikan yang berkualitas kepada Kanwil Kemenag yang diteruskan kepada pengawas dan kepala madrasah. Selanjutnya akan disampaikan ke masing-masing guru madrasah.

"Sehingga dengan terjalinnya kerja sama ini, ke depan kompetensi pengawas, kepala dan guru madrasah swasta semakin berkembang dan berkualitas," kata Joanne, Rabu (19/9).

Ia menambahkan, di madrasah pendidikan karakter atau agamanya sangat banyak. Di madrasah juga banyak guru yang lulus dari pondok pesantren yang mengajar agama, ada juga yang mengajar matematika.

"Nah, kalau yang mengajar matematika itu kan tidak sesuai dengan jurusannya. Jadi harus sesuai dengan jurusan. Maka guru tersebut akan mendapatkan pembinaan materi," imbuhnya.

Kabid Penma Kemenag Jawa Timur, Laksono menilai bahwa proram dari TASS sangat cocok untuk dilakukan. Pasalnya, jumlah madrasah di Jawa Timur sendiri berjumlah sekitar 2000 lebih. sehingga peran dari TASS sangat diperlukan.

“Untuk jangka panjang kita sangat membutuhkan TASS. Karena membutuhkan saran dan masukan program dari mereka. Mereka ibarat konsultan kita," ucap Laksono.

Technical Assistance for Education System Strengthening (TASS) sendiri merupakan organisasi resmi dari Australia, yang didanai pemerintah setempat melalui kedutaan besar yang ada di Indonesia. Saat ini menjadi mitra Kementerian Agama Repulik Indonesia, yang bergerak di bidang pendidikan, khususnya pendidikan Islam. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang