Ketua PWNU Lampung Sampaikan Tabligh Akbar di Lamandau Kalteng
NU Online · Rabu, 11 Februari 2015 | 06:00 WIB
Lamandau, NU Online
Masyarakat Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, mengundang KH RM Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung untuk memberikan ceramah tabligh akbar yang digelar tahunan, Senin (9/2) kemarin.<>
Kedatangan KH RM Soleh Bajuri Ketua PWNU Lampung disambut hangat Kabag Kesra, Kepala BPN, Kemenag, Ketua MUI, Anggota DPRD Lamandau, Camat, serta tokoh dan pemuka masyarakat Desa Tri Tunggal, Kec, Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.
Tabligh akbar yang digelar masjid agung desa Tri Tunggal mendadak dibanjiri masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Agus Setiawan, warga Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah, mengaku senang sekali mendengar ceramah Tokoh NU Lampung KH RM Soleh Bajuri. Ia berharap tokoh NU Lampung yang saat ini memegang amanah menjadi Ketua PWNU Lampung tahun depan dapat memberikan pencerahan kembali dengan ceramah yang berbeda didaerahnya.
Dalam ceramahnya KH RM Soleh Bajuri mengungkapkan kebahagiannya bisa bersilaturahmi dan berkumpul ditengah-tengah ribuan masyarakat Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.
“Dengan silahturahmi ini saya berharap momentum ini menjadi media dakwah untuk memperkokoh komitmen bersama membangun pembinaan kehidupan beragama secara berkualitas,” katanya.
Dalam ceramahnya KH RM Soleh Bajuri berpesan kepada masyarakat untuk memperkokoh pondasi aqidah yang kuat serta menekankan tentang kerukunan beragama yang merupakan pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ceramah yang berlangsung sekitar dua jam, waktu yang cukup panjang itu dirasa masyarakat masih kurang.
Seorang jamaah, Ibu Risa Lindawati mengatakan, ceramah KH Soleh Bajuri teasa singkat sekali. “Saya suka dengan gaya ceramahnya yang tidak monoton diselingin canda gurau. Sehingga yang mendengarkannya ikut terhanyut, dan masuk kehati nasehatnya. Mudah-mudahan KH. RM Soleh Bajuri selalu diberi kesehatan dan kekuatan sehingga selalu dapat memberikan syiar dakwahnya,” ujarnya. (Rudi Santoso/Anam)
Terpopuler
1
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
2
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
3
War Haji, Jalan Pintas yang Berpotensi Sengketa
4
MBG dan Larangan Pemborosan dalam Islam
5
Savic Ali Kritik Arah Kebijakan Pemerintah yang Sentralistik, Jauh dari Kepentingan Rakyat Kecil
6
Ketua Umum PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harap Berlangsung Permanen
Terkini
Lihat Semua