Melanggar Lalu Lintas, Ditilang dengan Taushiyah
NU Online · Jumat, 10 April 2015 | 07:03 WIB
Jember, NU Online
Operasi Simpati 2015 yang digelar jajaran Polres Jember, Kamis (9/4) agak unik. Kali ini polisi tidak memberikan sanksi tilang terhadap pengendara yang terjaring razia, namun diberi sanksi lain yang lebih simpati, yaitu diberikan taushiyah oleh seorang ustadz.
Tujuannya agar pengendara yang melanggar disiplin lalu lintas itu, bisa sadar dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Kita berharap agar ustadz bisa memberikan ceramah agama kepada pengendara yang melanggar, karena pelanggaran ini erat kaitannya dengan ajaran agama,” ujar Kapolres Jember, Sabilul Alif.
Dalam operasi yang digelar di ruas jalan protokol kemarin, ratusan pengendara terjaring razia karena tidak melengkapi kendaraannya dengan surat-surat yang diperlukan seperti STNK, SIM dan sebagainya. Bukan ditilang, mereka malah digiring ke depan sebuah musholla terdekat. Di situ sudah menunggu aparat kepolisian dan seorang ustadz, Mansur namanya.
Sang ustadz pun langsung memberikan ‘khotbah’-nya. Di hadapan mereka, ustadz Mansur menegaskan bahwa melanggar peraturan lalu lintas, juga melanggar peraturan agama. “Itu jelas dalam ayat al-Qur’an, supaya kita patuh kepada Allah dan rasul-Nya serta ulil amri atau para pemimpin,” ujarnya seraya menyitir ayat yang terkait dengan hal tersebut.
Ia menambahkan bahwa taat kepada pimpinan berarti juga taat kepada peraturan pemerintah. Peraturan lalu lintas itu dibuat untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain. Karena itu, katanya, melanggar peraturan lalu lintas itu hukumnya juga melanggar ajaran agama. “Jadi pemerintah membuat peraturan itu sudah melalui banyak kajian. Makanya mulai sekarang ayo kita disiplin,” urainya.
Setelah mendengarkan ceramah, para pengendara itu diperbolehkan melanjutkan perjalanannya tanpa perlu susah-susah memikir soal tilang. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
3
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
4
Akhir Perang AS-Israel Versus Iran
5
Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
6
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
Terkini
Lihat Semua