Melatih Kepedulian dan Kepekaan Santri terhadap Kondisi Masyarakat Lewat Bakti Sosial
NU Online · Kamis, 29 Juni 2023 | 19:28 WIB
Cianjur, NU OnlineÂ
Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggelar bakti sosial di Desa Peuteuy Condong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.
Bakti sosial yang dilaksanakan oleh Pramuka Ambalan KHR Asnawi ini dilaksanakan pada hari Rabu (28/6/2023) hingga Jumat (30/6/2023) ini diikuti oleh 78 anggota Pramuka, guru, dan alumni Qudsiyyah.
Bakti sosial diawali dengan acara ziarah ke makam KH Zain Abdush Shomad atau Mama Gelar, ulama karismatik di Cianjur. Pesantren Gelar juga merupakan tuan rumah acara bakti sosial.
Dalam kemah bakti sosial ini diselenggarakan berbagai acara, antara lain takbir keliling, penyembelihan dan pembagian hewan kurban kepada masyarakat, lomba anak-anak, pengobatan gratis dan tabligh akbar. Penyelengaraan acara melibatkan Pondok Pesantren Gelar dan masyarakat sekitar.Â
"Acara bakti sosial ini untuk pertama kalinya digelar di luar wilayah Muria Raya. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah setiap Idul Adha," tutur M Kharis, guru pendamping kegiatan, Kamis (29/6/2023).Â
Kegiatan ini bertujuan melatih kepedulian dan kepekaan santri-santri Qudsiyyah terhadap kondisi masyarakat. Diharapkan dengan kegiatan bakti sosial, kelak para santri tidak lagi canggung ketika saatnya terjun ke masyarakat.Â
"Bakti sosial melatih para santri untuk secara aktif berkegiatan di tengah-tengah masyarakat. Bakti sosial adalah sarana penggemblengan dan ujian berinteraksi sosial dan berdakwah di tengah-tengah masyarakat," lanjut Kharis.Â
Acara tabligh akbar dihadiri oleh KH Ahmad Maftukhin dari Pesantren Al-Qur'an Darul Huffadz al-Matin Sukabumi yang juga merupakan alumni Qudsiyyah Kudus. Hadir juga guru sepuh Qudsiyyah KH Abdul Azis Sy.
Pewarta: Syaifullah Amin
Editor: Syamsul ArifinÂ
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua